SELFRIDAYANA MANURUNG, SELFRIDAYANA MANURUNG (2019) UJI EFEK ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL BIJI PEPAYA (Carica papaya L.) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Escherichia coli DENGAN KLORAMFENIKOL SEBAGAI PEMBANDING. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES MEDAN.
024 KTI SELFRIDAYANA MANURUNG FILE 1 DAFTAR ISI.pdf - Published Version
Download (449kB)
024 KTI SELFRIDAYANA MANURUNG FILE 2 BAB I.pdf - Published Version
Download (225kB)
024 KTI SELFRIDAYANA MANURUNG FILE 3 BAB II.pdf - Published Version
Download (468kB)
024 KTI SELFRIDAYANA MANURUNG FILE 4 BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (288kB)
024 KTI SELFRIDAYANA MANURUNG FILE 5 BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (178kB)
024 KTI SELFRIDAYANA MANURUNG FILE 6 BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (9kB)
024 KTI SELFRIDAYANA MANURUNG FILE 7 DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Download (1MB)
Abstract
Biji pepaya (Carica papaya L.) memiliki banyak manfaat sebaga iobat tradisional salah satunya sebagai antibakteri. Biji pepaya yang memiliki efek antibakteri adalah senyawa terpenoid yaitu dengan merusak dinding sel bakteri, sehingga pertumbuhan bakteri akan terhambat. Penelitian ini bertujuan menguji efek antibakteri ekstrak etanol biji papaya terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli dengan konsentrasi 5%, 15% dan 25%. Metode penelitian yang dilakukan adalah eksperimental dan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Ekstrak dibuat dengan cara maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Uji efek antibakteri dilakukan dengan metode difusi agar dengan menggunakan kertas cakram.
Hasil penelitian ini membuktikan bahwa ekstrak etanol biji pepaya memiliki daya hambat terhadap pertumbuhan bakteri Esherichia coli, yaitu dengan mengukur rata-rata zona hambat yang tampak jernih disekitar paper disc. Zona hambat yang dihasilkan secara berurutan pada konsentrasi 5%, 15% 25% dan antibiotik kloramfenikol adalah 13,0 mm, 15,5 mm, dan 17,5 mm dan 19,3 mm. Pada konsentrasi 15% dapat dikatakan sebagai antibakteri, karena memiliki zona hambat antara 14 mm sampai 16 mm sesuai dengan syarat FI Ed V Kesimpulan dari penelitian ini adalah Ekstrak Etanol Biji Pepaya memiliki efek antibakteri terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli.
Kata kunci : Antibakteri, biji pepaya, Escherichia coli
Daftarbacaan : 14 (2010-2017)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Jurusan/Prodi Farmasi Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Farmasi |
| Depositing User: | Basariah Basariah Basariah |
| Date Deposited: | 07 Apr 2026 12:10 |
| Last Modified: | 07 Apr 2026 12:10 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/5748 |
