UJI EFEK EKSTRAK ETANOL DAUN AFRIKA (Vernonia amygdalina Del.) DOSIS BERVARIASI DAN EKSTRAK ETANOL DAUN INSULIN (Tithonia diversifolia (Hemsly) A Gray) DOSIS TETAP TERHADAP PENURUNAN KADAR GULA DARAH PADA TIKUS PUTIH DENGAN GLIBENKLAMID SEBAGAI PEMBANDING

BUTAR-BUTAR, DEWI SUSANTI (2019) UJI EFEK EKSTRAK ETANOL DAUN AFRIKA (Vernonia amygdalina Del.) DOSIS BERVARIASI DAN EKSTRAK ETANOL DAUN INSULIN (Tithonia diversifolia (Hemsly) A Gray) DOSIS TETAP TERHADAP PENURUNAN KADAR GULA DARAH PADA TIKUS PUTIH DENGAN GLIBENKLAMID SEBAGAI PEMBANDING. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES MEDAN.

[thumbnail of DAFTAR ISI] Text (DAFTAR ISI)
036 KTI DEWI SUSANTI BUTAR-BUTAR FILE 1 DAFTAR ISI.pdf - Published Version

Download (348kB)
[thumbnail of BAB I] Text (BAB I)
036 KTI DEWI SUSANTI BUTAR-BUTAR FILE 2 BAB I.pdf - Published Version

Download (82kB)
[thumbnail of BAB II] Text (BAB II)
036 KTI DEWI SUSANTI BUTAR-BUTAR FILE 3 BAB II.pdf - Published Version

Download (439kB)
[thumbnail of BAB III] Text (BAB III)
036 KTI DEWI SUSANTI BUTAR-BUTAR FILE 4 BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (212kB)
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
036 KTI DEWI SUSANTI BUTAR-BUTAR FILE 5 BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (133kB)
[thumbnail of BAB V] Text (BAB V)
036 KTI DEWI SUSANTI BUTAR-BUTAR FILE 6 BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (7kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA] Text (DAFTAR PUSTAKA)
036 KTI DEWI SUSANTI BUTAR-BUTAR FILE 7 DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (1MB)

Abstract

Diabetes Melitus merupakan penyakit kelainan metabolisme yang disebabkan kurangnya hormon insulin. Obat tradisional diabetes yang banyak digunakan masyarakat adalah Daun Afrika dan Daun Insulin. Metode penelitian adalah eksperimental, dimana hewan uji yang digunakan dibagi menjadi 5 kelompok dan masing-masing kelompok terdiri dari 5 ekor tikus. Kelompok I diberikan CMC 1%. Kelompok II diberikan suspensi glibenklamid. Kelompok III diberikan EEDA 0,016 g dan EEDI 0,0252 g. Kelompok IV diberikan EEDA 0,0337 g dan EEDI 0,0252 g. Kelompok V diberikan EEDA 0,0505 g dan EEDI 0,0252 g. Hasil penelitian penurunan kadar glukosa darah pemberian glibenklamid terjadi pada menit ke-30, pemberian CMC 1% dapat menurunkan kadar glukosa darah pada menit ke-120, EEDA 0,0168 g dan EEDI 0,0252 g dapat menurunkan kadar glukosa darah pada menit ke-45, EEDA 0,0337 g dan EEDI 0,0252 g dapat menurunkan kadar glukosa darah pada menit ke-30, EEDA 0,0505 g dan EEDI 0,0252 g dapat menurunkan kadar glukosa darah pada menit ke-15. Kesimpulan penelitian adalah kombinasi EEDA 0,0168 g dan EEDI 0,0252 g memiliki khasiat lebih lambat dibandingkan glibenklamid, EEDA 0,0337 g dan EEDI 0,0252 g memiliki khasiat yang sama dengan glibenklamid, EEDA 0,0505 g dan EEDI 0,0252 g mempunyai khasiat lebih cepat dibandingkan glibenklamid.
Kata Kunci : Ekstrak, Daun Afrika, Insulin, Diabetes
Daftar Bacaan : 12, (2010-2017)

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Jurusan/Prodi Farmasi Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Farmasi
Depositing User: Basariah Basariah Basariah
Date Deposited: 07 Apr 2026 14:11
Last Modified: 07 Apr 2026 14:11
URI: https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/5757

Actions (login required)

View Item
View Item