FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS LOTION DARI EKSTRAK KULIT BUAH JERUK NIPIS ( Citrus aurantifolia ) SEBAGAI ANTI NYAMUK

ATAKILLAH PAJRI, BATU BARA (2019) FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS LOTION DARI EKSTRAK KULIT BUAH JERUK NIPIS ( Citrus aurantifolia ) SEBAGAI ANTI NYAMUK. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES MEDAN.

[thumbnail of DAFTAR ISI] Text (DAFTAR ISI)
062 KTI ATAKILLAH PAJRI BATU BARA FILE 1 DAFTAR ISI.pdf - Published Version

Download (455kB)
[thumbnail of BAB I] Text (BAB I)
062 KTI ATAKILLAH PAJRI BATU BARA FILE 2 BAB I.pdf - Published Version

Download (124kB)
[thumbnail of BAB II] Text (BAB II)
062 KTI ATAKILLAH PAJRI BATU BARA FILE 3 BAB II.pdf - Published Version

Download (362kB)
[thumbnail of BAB III] Text (BAB III)
062 KTI ATAKILLAH PAJRI BATU BARA FILE 4 BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (472kB)
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
062 KTI ATAKILLAH PAJRI BATU BARA FILE 5 BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (351kB)
[thumbnail of BAB V] Text (BAB V)
062 KTI ATAKILLAH PAJRI BATU BARA FILE 6 BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (115kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA] Text (DAFTAR PUSTAKA)
062 KTI ATAKILLAH PAJRI BATU BARA FILE 7 DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (1MB)

Abstract

Banyaknya penyakit yang disebabkan oleh nyamuk menuntut berbagai pihak untuk dapat mencegah dari gigitan nyamuk. Biasanya orang memilih menggunakan antinyamuk cair maupun bakar. Meski cukup efektif, antinyamuk jenis ini beresiko karena mengandung bahan aktif Diethyltoluamide yang merupakan bahan kimia sintetis beracun dalam konsentrasi 10-15%. Oleh karena itu, penulis memanfaatkan tanaman buah jeruk nipis yang memiliki bau yang tidak disukai oleh nyamuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ekstrak etanol kulit buah jeruk nipis (Citrus aurantifolia) sebagai antinyamuk. Jenis penelitian ini adalah eksperimental (Experimental Reseach). Sampel dalam penelitian ini adalah nyamuk Culex sp sebanyak 200 ekor yang dibagi dalam lima kotak uji yang masing-masing berisi 30 ekor nyamuk dengan perlakuan (0%, 20%, 40%, dan 60%), dan Soffell sebagai Pembanding. Pengujian dilakukan pengulangan sebanyak enam kali dengan waktu uji setiap 20 menit. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata gigitan nyamuk pada konsentrasi 20% yaitu sebesar 12,5 kali, konsentrasi 40% yaitu sebesar 6,25 kali, dan konsentrasi 60% yaitu sebesar 0,67 kali. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ekstrak jeruk nipis (Citrus aurantifolia) berkhasiat sebagai antinyamuk pada konsentrasi 60%.
Kata kunci : Kulit Buah Jeruk Nipis, Nyamuk Culex Sp, Lotion

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Jurusan/Prodi Farmasi Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Farmasi
Depositing User: Basariah Basariah Basariah
Date Deposited: 10 Apr 2026 14:02
Last Modified: 10 Apr 2026 14:02
URI: https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/5794

Actions (login required)

View Item
View Item