DESI NATALIA, SIBURIAN (2018) UJI EFEK ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN KENIKIR (Cosmos caudatus Kunth)TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Escherichia coli DENGAN PEMBANDING KLORAMFENIKOL. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES MEDAN.
006 KTI DESI NATALIA SIBURIAN FILE 1 DAFTAR ISI.pdf - Published Version
Download (411kB)
006 KTI DESI NATALIA SIBURIAN FILE 2 BAB I.pdf - Published Version
Download (172kB)
006 KTI DESI NATALIA SIBURIAN FILE 3 BAB II.pdf - Published Version
Download (450kB)
006 KTI DESI NATALIA SIBURIAN FILE 4 BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (175kB)
006 KTI DESI NATALIA SIBURIAN FILE 5 BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (164kB)
006 KTI DESI NATALIA SIBURIAN FILE 6 BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (99kB)
006 KTI DESI NATALIA SIBURIAN FILE 7 DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Download (1MB)
Abstract
Penyakit infeksi di Indonesia masih cukup tinggi dan sangat mengkhawatirkan. salah satu bakteri yang dapat menyebabkan infeksi ialah bakteri Escherischia coli . kenikir (Cosmos caudatus Kunth) dikenal masyarakat memiliki banyak manfaat sebagai obat tradisional salah satunya sebagai antibakteri. Tanaman kenikir mengandung flavonoid, fenol, tanin, saponin yang efektif untuk menghambat pertumbuhan bakteri gram negatif Penelitian ini bertujuan menguji efek antibakteri ekstrak etanol daun kenikir terhadap pertumbuhan bakteri Escherischia coli dengan menggunakan konsentrasi 20%, 30% dan 40%. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental dan tekhnik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling . ekstrak dibuat dengan cara maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Uji efek antibakteri dilakukan dengan metode difusi agar.
Hasil penelitian ini membuktikan bahwa ektrak etanol daun kenikir memiliki daya hambat terhadap pertumbuhan bakteri Escherischia coli, yaitu dengan mengukur rata –rata zona hambat yang tampak jernih disekitar paper disk. Zona hambat yang dihasilkan secara berurutan pada konsentrasi 20%, 30%, 40% dan antibiotik kloramfenikol adalah 14,11mm, 14,86mm, 16,05mm dan 29,48mm. Dari hasil penelitian dengan konsentrasi yang digunakan, zona hambat yang dihasilkan ekstrak etanol daun kenikir berbanding lurus dengan konsentrasinya, semakin tinggi konsentrasi ekstrak etanol daun kenikir semakin besar zona hambatnya. Karena konsentrasi yang lebih besar mengandung lebih banyak zat aktif yang berkhasiat sebagai antibakteri.
Kata kunci : Antibakteri, Kenikir, Escherischia coli, Kloramfenikol
Daftar baca :16 (2010 – 2017)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Jurusan/Prodi Farmasi Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Farmasi |
| Depositing User: | Basariah Basariah Basariah |
| Date Deposited: | 19 Apr 2026 06:41 |
| Last Modified: | 19 Apr 2026 06:41 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/5894 |
