SITI SUCI INDAH SARI, RAMBE (2018) ANALISA ASAM SALISILAT PADA BEDAK ANTI JERAWAT SECARA ALKALIMETRI. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES MEDAN.
056 KTI SITI SUCI INDAH SARI RAMBE FILE 1 DAFTAR ISI.pdf - Published Version
Download (767kB)
056 KTI SITI SUCI INDAH SARI RAMBE FILE 2 BAB I.pdf - Published Version
Download (772kB)
056 KTI SITI SUCI INDAH SARI RAMBE FILE 3 BAB II.pdf - Published Version
Download (923kB)
056 KTI SITI SUCI INDAH SARI RAMBE FILE 4 BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (748kB)
056 KTI SITI SUCI INDAH SARI RAMBE FILE 5 BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (549kB)
056 KTI SITI SUCI INDAH SARI RAMBE FILE 6 BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (500kB)
056 KTI SITI SUCI INDAH SARI RAMBE FILE 7 DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Download (1MB)
Abstract
Salah satu penyakit kulit yang selalu menjadi masalah bagi remaja dan dewasa muda adalah jerawat. Upaya yang dilakukan untuk mengurangi jerawat yaitu dengan menggunakan kosmetik. Salah satunya adalah bedak anti jerawat. Umumnya bedak anti jerawat mengandung asam salisilat sebagai bahan aktifnya. Kadar asam salisilat dalam bedak anti jerawat tidak boleh lebih dari 2% berdasarkan Peraturan Kepala BPOM. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis dan menentukan kadar asam salisilat pada bedak anti jerawat. Jenis penelitian ini adalah dekskriptif secara kualitatif dan kuantitatif. Pemilihan sampel secara simple random sampling dimana setiap anggota dari populasi mempunyai kesempatan yang sama untuk diseleksi sebagai sampel. Uji kualitatif dengan menambahkan FeCl3 dan uji kristal mikroskopik dengan aseton air. Secara kuantitatif dengan metode alkalimetri dan memakai pelarut etanol netral, menggunakan indikator fenolftalein dan titran NaOH 0,1 N menyebabkan perubahan merah jambu muda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa empat sampel bedak anti jerawat yang dianalisis positif mengandung asam salisilat. Dan kadar asam salisilat pada bedak anti jerawat tidak melebihi batas maksimal dan aman untuk digunakan. Kadar asam salisilat pada sampel adalah 0,83%, 0,02%, 0,58%, 1,01%.
Penetapan kadar asam salisilat dalam bedak anti jerawat dengan menggunakan metode alkalimetri dapat digunakan dan memenuhi syarat Peraturan Kepala BPOM No. 18 Tahun 2015 Tentang Persyaratan Teknis Bahan Kosmetika.
Kata Kunci : Asam Salisilat, Bedak Anti Jerawat, Alkalimetri
Daftar Bacaan : 16 (1979-2016)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Jurusan/Prodi Farmasi Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Farmasi |
| Depositing User: | Basariah Basariah Basariah |
| Date Deposited: | 13 May 2026 06:49 |
| Last Modified: | 13 May 2026 06:49 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/6053 |
