HUBUNGAN ASUPAN ZINC DENGAN KADAR LEUKOSIT DARAH PADA PENDERITA TB - PARU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LUBUK PAKAM

SIREGAR, ANNISA RAMADANI (2025) HUBUNGAN ASUPAN ZINC DENGAN KADAR LEUKOSIT DARAH PADA PENDERITA TB - PARU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LUBUK PAKAM. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.

[thumbnail of COVER] Text (COVER)
COVER.pdf - Published Version

Download (539kB)
[thumbnail of BAB I] Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (212kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (282kB)
[thumbnail of BAB III] Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version

Download (266kB)
[thumbnail of BAB  IV] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (424kB)
[thumbnail of BAB V] Text (BAB V)
BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (164kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA DAN LAMPIRAN.pdf - Published Version

Download (2MB)

Abstract

Tuberkulosis paru (TB-Paru) merupakan penyakit infeksi menular
yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis dan masih menjadi
masalah kesehatan di Indonesia. Zinc merupakan mineral esensial yang
berperan penting dalam fungsi imun, termasuk dalam pembentukan dan
pematangan leukosit. Ketidakseimbangan asupan zinc dapat memengaruhi
kekebalan tubuh, memperlambat penyembuhan, serta memengaruhi kadar
leukosit darah.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara asupan
zinc dengan kadar leukosit darah pada penderita TB-Paru di wilayah kerja
Puskesmas Lubuk Pakam.
Desain penelitian yang digunakan adalah observasional dengan
pendekatan cross sectional, melibatkan 38 responden yang dipilih secara
purposive sampling. Data asupan zinc dikumpulkan menggunakan metode
food recall 24 jam selama tiga hari tidak berturut-turut dan dianalisis dengan
program Nutrisurvey, sedangkan kadar leukosit diukur menggunakan
metode chyanmethaemoglobin dengan alat UV-Vis Spectrophotometer.
Analisis hubungan dilakukan dengan uji Pearson.
Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan
antara asupan zinc dengan kadar leukosit darah (p = 0,004; r = -0,452).
Semakin rendah asupan zinc dalam batas kecukupan, kadar leukosit
cenderung berada pada kondisi normal. Sebaliknya, asupan zinc berlebih
dikaitkan dengan ketidakteraturan kadar leukosit. Penelitian ini
menegaskan pentingnya pengaturan asupan zinc yang seimbang untuk
mendukung fungsi kekebalan tubuh dan mempercepat pemulihan penderita
TB-Paru.
Kata Kunci : Asupan Zinc,TB- Paru, Kadar Leukosit

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions: Jurusan/Prodi Gizi Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Gizi
Depositing User: Herly Nainggolan Nainggolan
Date Deposited: 17 Jul 2026 06:32
Last Modified: 17 Jul 2026 06:32
URI: https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/6305

Actions (login required)

View Item
View Item