DAYA TERIMA PUDING SUSU KAMBING (Capra Aegagrus Hircus) DENGAN PENAMBAHAN VARIASI EKSTRAK BUAH SENDUDUK (Melastoma Malabatricum L)

PANJAITAN, REZA JETTY (2025) DAYA TERIMA PUDING SUSU KAMBING (Capra Aegagrus Hircus) DENGAN PENAMBAHAN VARIASI EKSTRAK BUAH SENDUDUK (Melastoma Malabatricum L). Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.

[thumbnail of COVER] Text (COVER)
COVER.pdf - Published Version

Download (771kB)
[thumbnail of BAB I] Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (343kB)
[thumbnail of BAB II] Text (BAB II)
BAB II.pdf - Published Version

Download (660kB)
[thumbnail of BAB III] Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version

Download (540kB)
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (488kB)
[thumbnail of BAB V] Text (BAB V)
BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (222kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA & LAMPIRAN.pdf - Published Version

Download (2MB)

Abstract

Susu kambing (Capra aegagrus hircus) merupakan salah satu jenis susu yang kaya akan zat gizi seperti protein, kalsium, fosfor, dan vitamin, serta memiliki ukuran globula lemak yang lebih kecil dibandingkan susu sapi sehingga lebih mudah dicerna. Buah senduduk (Melastoma malabathricum
L) mengandung senyawa antioksidan yang tinggi. Kombinasi susu kambing dan ekstrak buah senduduk dapat menjadi inovasi produk pangan lokal dalam bentuk puding yang bergizi dan menarik bagi anak-anak. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui daya terima puding susu kambing
(Capra aegagrus hircus) dengan penambahan variasi ekstrak buah senduduk (Melastoma Malabathricum L). Penelitian dilakukan di Laboratorium Teknologi Pangan Jurusan Gizi. Jenis penelitianmenggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap(RAL), 3 (tiga) perlakuan dan 2 (dua) kali pengulangan. Perlakuan A susukambing 100 ml dan ekstrak buah Senduduk 30 ml, Perlakuan B susu kambing 100 ml dan ekstrak buah Senduduk 45 ml, Perlakuan C susu kambing 100 ml dan ekstrak buah Senduduk 60 gr. Data dikumpulkan
melalui uji organoleptik oleh 30 panelis menggunakan skala hedonik. Data dianalisis menggunakan uji Anova α = ≤ 0,05 dan dilanjutkan uji Duncan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan B (45 ml ekstrak buahsenduduk) memberikan skor tertinggi dan paling disukai pada seluruhparameter, dengan rata-rata skor warna 3,95; tekstur 3,93; rasa 4,08; danaroma 4,06. Hasil uji statistik menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan (p < 0,05) pada seluruh parameter organoleptik antar perlakuan.

Kata kunci: Puding, susu kambing, buah senduduk, daya terima,organoleptik

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Jurusan/Prodi Gizi Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Gizi
Depositing User: Herly Nainggolan Nainggolan
Date Deposited: 21 Jul 2026 09:40
Last Modified: 21 Jul 2026 09:40
URI: https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/6319

Actions (login required)

View Item
View Item