RITONGA, RINDA WULANDARI (2025) HUBUNGAN KONSUMSI MAKANAN CEPAT SAJI DAN STATUS GIZI PADA REMAJA SMA NEGERI 1TANJUNG MORAWA. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.
COVER.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (439kB)
BAB I.pdf - Published Version
Download (45kB)
BAB II.pdf - Published Version
Download (145kB)
BAB III.pdf - Published Version
Download (82kB)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (190kB)
BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (33kB)
DAFTAR PUSTAKA& LAMPIRAN...pdf - Published Version
Download (749kB)
Abstract
Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap masalah
gizi, baik kekurangan maupun kelebihan. Perubahan pola makan remaja,
seperti kebiasaan mengonsumsi makanan cepat saji yang tinggi kalori dan
lemak serta rendah serat dan zat gizi mikro, menjadi salah satu faktor utama
terjadinya gizi lebih. Di lingkungan sekolah SMA Negeri 1 Tanjung Morawa,
keberadaan makanan cepat saji yang mudah diakses oleh siswa
mendorong peningkatan konsumsinya, sehingga berpotensi memengaruhi
status gizi mereka.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara
konsumsi makanan cepat saji dengan status gizi pada remaja di SMA
Negeri 1 Tanjung Morawa. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh
siswa kelas X yang berjumlah 432 orang, dengan sampel sebanyak 82
siswa yang dipilih secara acak sederhana. Tujuan khusus penelitian ini
meliputi penilaian konsumsi makanan cepat saji, status gizi berdasarkan
IMT/U, serta analisis hubungan antara keduanya.
Jenis penelitian ini adalah observasional dengan rancangan cross-
sectional. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Food Frequency
Questionnaire (FFQ) untuk konsumsi makanan cepat saji dan pengukuran
berat badan serta tinggi badan untuk menentukan status gizi. Analisis data
dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 54,9% responden memiliki
frekuensi konsumsi makanan cepat saji dalam kategori sering, dan 47,6%
di antaranya mengalami kelebihan berat badan. Terdapat hubungan yang
signifikan antara konsumsi makanan cepat saji dengan status gizi (p =
0,001).
Kata kunci: makanan cepat saji, status gizi, remaja.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Jurusan/Prodi Gizi Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Gizi |
| Depositing User: | Herly Nainggolan Nainggolan |
| Date Deposited: | 24 Jul 2026 02:12 |
| Last Modified: | 24 Jul 2026 02:12 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/6373 |
