BERLIANA, NAOMI (2025) DAYA TERIMA STIK BAWANG TEPUNG LABU KUNING DENGAN VARIASI PENAMBAHAN TEPUNG KACANG MERAH SEBAGAI MAKANAN CEMILAN REMAJA. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.
Cover Scan.pdf - Published Version
Download (819kB)
BAB I.pdf - Published Version
Download (110kB)
BAB II.pdf - Published Version
Download (331kB)
BAB IIII.pdf - Published Version
Download (259kB)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (160kB)
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (84kB)
Daftar Pustaka dan Lampiran.pdf - Published Version
Download (1MB)
Abstract
Remaja merupakan kelompok usia yang sedang mengalami
pertumbuhan pesat sehingga membutuhkan asupan gizi yang cukup dan
seimbang. Faktanya, banyak remaja cenderung memilih cemilan yang
mengandung tinggi gula, garam, dan lemak, sehingga berisiko menimbulkan
masalah kesehatan. Oleh karena itu, diperlukan inovasi cemilan sehat
berbasis pangan lokal yang tidak hanya memiliki cita rasa enak, tetapi juga
bernilai gizi tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya terima stik
bawang berbahan dasar tepung labu kuning dengan variasi penambahan
tepung kacang merah sebagai alternatif cemilan sehat bagi remaja.
Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan
rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri atas tiga perlakuan, yaitu
perlakuan A (120 g tepung labu kuning + 60 g tepung kacang merah),
perlakuan B (120 g + 80 g), dan perlakuan C (120 g + 100 g), dengan dua
kali pengulangan. Uji organoleptik dilakukan terhadap 30 panelis mahasiswa
Jurusan Gizi Poltekkes Medan untuk menilai warna, tekstur, rasa, dan aroma
menggunakan skala hedonik lima tingkat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan A memperoleh skor
rata-rata tertinggi pada semua parameter organoleptik, yaitu warna 4,40,
tekstur 4,43, rasa 4,47, dan aroma 4,50 dengan kategori “sangat suka”.
Analisis sidik ragam (ANOVA) menunjukkan adanya perbedaan nyata
antarperlakuan (p<0,05), dan uji lanjut Duncan memperlihatkan bahwa
perlakuan A berbeda signifikan dengan perlakuan B dan C.
Kesimpulannya, kombinasi 120 g tepung labu kuning dan 60 g tepung
kacang merah merupakan formulasi terbaik dalam menghasilkan stik
bawang dengan mutu organoleptik yang baik serta diterima panelis. Produk
ini berpotensi menjadi alternatif cemilan sehat berbasis pangan lokal yang
dapat mendukung pemenuhan gizi remaja.
Kata kunci: Daya Terima, stik bawang, labu kuning, kacang merah
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Jurusan/Prodi Gizi Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Gizi |
| Depositing User: | Herly Nainggolan Nainggolan |
| Date Deposited: | 24 Jul 2026 02:28 |
| Last Modified: | 24 Jul 2026 02:28 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/6377 |
