FORMULASI DAN EVALUASI FISIK SEDIAAN SABUN MANDI PADA EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH KAKAO (Theobroma cacao L.)

MEILISA ZEPANIA JAYA, MEILISA ZEPANIA JAYA (2026) FORMULASI DAN EVALUASI FISIK SEDIAAN SABUN MANDI PADA EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH KAKAO (Theobroma cacao L.). Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.

[thumbnail of FILE .1. CAVER] Text (FILE .1. CAVER)
FILE 1.pdf - Published Version

Download (876kB)
[thumbnail of FILE.2.BAB I] Text (FILE.2.BAB I)
FILE 2.pdf - Published Version

Download (221kB)
[thumbnail of FILE.3.BAB II] Text (FILE.3.BAB II)
FILE 3.pdf - Published Version

Download (344kB)
[thumbnail of FILE.4.BAB.III] Text (FILE.4.BAB.III)
FILE 4.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (341kB)
[thumbnail of FILE.5.BAB.IV] Text (FILE.5.BAB.IV)
FILE 5.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (304kB)
[thumbnail of FILE.6.BAB.V] Text (FILE.6.BAB.V)
FILE 6.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (188kB)
[thumbnail of FILE.7.DAFTAR PUSTAKA] Text (FILE.7.DAFTAR PUSTAKA)
FILE 7.pdf - Published Version

Download (2MB)

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara penghasil kakao (Theobroma cacaoL.) yang melimpah, namun kulit buah kakao masih banyak dianggap sebagai limbah. Padahal, kulit buah kakao mengandung senyawa aktif seperti flavonoid, polifenol, alkaloid, saponin dan tanin yang berpotensi sebagai antioksidan dan antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ekstrak etanol kulit buah kakao (Theobroma cacao L.) dapat diformulasikan menjadi sediaan sabun mandi padat serta menentukan konsentrasi terbaik berdasarkan evaluasi fisik sediaan.
Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah eksperimental dengan menambahkan peningkatan konsentrasi 3%, 5%, dan 7% pada pembuatan formulasi sabun mandi padat ekstrak etanol kulit buah kakao (Theobroma cacao L).
Ekstrak diperoleh dengan metode maserasi menggunakan pelarut 96%. Evaluasi fisik sediaan meliputi memenuhi evaluasi fisik uji organoleptik, homogenitas, pH,tinggi busa, kadar air, uji iritasi dan uji hedonik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendemen ekstrak kulit buah kakao yang diperoleh sebesar 11,6% dan memenuhi persyaratan Farmakope Herbal Indonesia. Seluruh formula memenuhi uji evaluasi fisik meliputi organoleptik,
homogenitas, memiliki pH dalam rentang aman (8,50-10), stabilitas busa baik, kadar air dengan nilai 8% memenuhi syarat SNI 2021 tidak lebih dari 23%, dan
tidak menimbulkan iritasi pada kulit. Formula dengan konsentrasi ekstrak 3% merupakan formula yang paling disukai panelis berdasarkan uji hedonik.
Kesimpulan penelitian ini adalah ekstrak etanol kulit buah kakao(Theobroma cacao L.) dapat diformulasikan menjadi sediaan sabun mandi padat yang memenuhi persyaratan evaluasi fisik dan tingkat kesukaan tertinggi adalah
konsentrasi ekstrak 3%.
Kata Kunci: kulit buah kakao, ekstrak, formulasi, sabun padat, evaluasi fisik.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Jurusan/Prodi Farmasi Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Farmasi
Depositing User: Basariah Basariah Basariah
Date Deposited: 29 Jul 2026 07:21
Last Modified: 29 Jul 2026 07:21
URI: https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/6465

Actions (login required)

View Item
View Item