HUBUNGAN KEPATUHAN MINUM OBAT DENGAN KUALITAS HIDUP PADA PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIS

BR SIDABUTAR, DEBORA (2026) HUBUNGAN KEPATUHAN MINUM OBAT DENGAN KUALITAS HIDUP PADA PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIS. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES MEDAN.

[thumbnail of FILE 1 COVER] Text (FILE 1 COVER)
FILE 1.pdf - Published Version

Download (2MB)
[thumbnail of FILE 2 BAB I] Text (FILE 2 BAB I)
FILE 2.pdf - Published Version

Download (229kB)
[thumbnail of FILE 3 BAB II] Text (FILE 3 BAB II)
FILE 3.pdf - Published Version

Download (325kB)
[thumbnail of FILE 4 BAB III] Text (FILE 4 BAB III)
FILE 4.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (369kB)
[thumbnail of FILE 5 BAB IV] Text (FILE 5 BAB IV)
FILE 5.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (323kB)
[thumbnail of FILE 6 BAB V] Text (FILE 6 BAB V)
FILE 6.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (194kB)
[thumbnail of FILE 7 DAFTAR PUSTAKA] Text (FILE 7 DAFTAR PUSTAKA)
FILE 7.pdf - Published Version

Download (2MB)

Abstract

Penyakit Ginjal Kronis (PGK) merupakan penyakit progresif yang memerlukan pengobatan jangka panjang. Kepatuhan minum obat menjadi faktor penting dalam keberhasilan terapi dan berpengaruh terhadap kualitas hidup pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kepatuhan minum obat dengan kualitas hidup pada pasien penyakit ginjal kronis di Rumah Sakit Khusus Ginjal Rasyida.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 82 pasien yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Kepatuhan minum obat diukur menggunakan kuesioner MARS-5, sedangkan kualitas hidup diukur menggunakan KDQOL SF-36. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan minum obat yang baik sebanyak 73 responden (89%) dan kurang baik sebanyak 9 responden (11%). Responden memiliki tingkat kualitas hidup yang baik sebanyak 62 responden (75,6%) dan kurang baik sebanyak 20 responden (24,4%). Hasil Uji Chi-square hubungan antara kepatuhan minum obat dengan kualitas hidup pada pasien penyakit ginjal kronis di Rumah Sakit Khusus Ginjal Rasyida menunjukkan nilai p-value = 0,001 (p < 0,05).
Kesimpulan penelitian ini adalah secara umum tingkat kepatuhan minum obat pada responden termasuk dalam kategori baik yaitu sebesar 90% dan tingkat kualitas hidup pada responden termasuk dalam kategori baik yaitu sebesar 69%. Adanya hubungan antara kepatuhan minum obat dengan kualitas hidup pada pasien penyakit ginjal kronis.

Kata kunci : Penyakit Ginjal Kronis, Kepatuhan Minum Obat, Kualitas Hidup, MARS-5, KDQOL SF-36.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Jurusan/Prodi Farmasi Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Farmasi
Depositing User: Basariah Basariah Basariah
Date Deposited: 03 Aug 2026 03:41
Last Modified: 03 Aug 2026 03:41
URI: https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/6531

Actions (login required)

View Item
View Item