SITUMORANG, ESTER ULINA (2026) UJI POTENSI ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN BANGUN-BANGUN (Plectranthus amboinicus) DENGAN METODE MASERASI ULTRASONIK TERHADAP Staphylococcus aureus. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES MEDAN.
File 1.pdf - Published Version
Download (1MB)
file 2.pdf - Published Version
Download (327kB)
file 3.pdf - Published Version
Download (542kB)
file 4.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (384kB)
file 5.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (573kB)
file 6.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (269kB)
file 7 .pdf - Published Version
Download (2MB)
Abstract
Daun bangun-bangun (Plectranthus amboinicus) merupakan tumbuhan herbal yang diketahui memiliki metabolit sekunder seperti flavonoid, alkaloid, saponin, tanin, dan minyak atsiri yang berpotensi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi antibakteri ekstrak etanol daun bangun-bangun terhadap bakteri Staphylococcus aureus serta menentukan konsentrasi yang memberikan daya hambat paling optimal.
Jenis penelitian dilakukan eksperimen laboratorium dengan metode post-test only control group design ekstraksi maserasi ultrasonik menggunakan pelarut etanol. Aktivitas antibakteri diuji menggunakan metode difusi cakram pada media Mueller Hinton Agar (MHA) dengan konsentrasi ekstrak 2,5%; 3%; dan 3,5%, serta menggunakan bacitracin sebagai kontrol positif dan aquadest sebagai kontrol negatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun bangun-bangun memiliki aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus dengan rata-rata diameter zona hambat pada konsentrasi 2,5% sebesar 20,34 mm, konsentrasi 3% sebesar 21,61 mm, dan konsentrasi 3,5% sebesar 22,70 mm. Kontrol positif bacitracin menghasilkan zona hambat sebesar 12,26 mm, sedangkan kontrol negatif aquadest tidak menunjukkan zona hambat.
Kesimpulan penelitian, ekstrak etanol daun bangun-bangun berpotensi sebagai antibakteri terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Konsentrasi ekstrak etanol daun bangun-bangun yang memberikan daya hambat paling optimal terhadap pertumbuhan Staphylococcus aureus adalah konsentrasi 3,5% dengan rata -rata zona hambat sebesar 22,70 mm.
Kata kunci: Plectranthus amboinicus, antibakteri, Staphylococcus aureus, difusi cakram, maserasi ultrasonic
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Jurusan/Prodi Farmasi Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Farmasi |
| Depositing User: | Basariah Basariah Basariah |
| Date Deposited: | 03 Aug 2026 03:44 |
| Last Modified: | 03 Aug 2026 04:03 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/6533 |
