MUTU FISIK DAN MUTU KIMIA MIE BASAH SUBSTITUSI TEPUNG SORGUM (Sorghum bicolor L. Moench)

FACHRUNISA”, MALIKA SAVITRI (2024) MUTU FISIK DAN MUTU KIMIA MIE BASAH SUBSTITUSI TEPUNG SORGUM (Sorghum bicolor L. Moench). Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.

[thumbnail of COVER] Text (COVER)
COVER.pdf - Published Version

Download (905kB)
[thumbnail of BAB 1] Text (BAB 1)
BAB 1.pdf - Published Version

Download (500kB)
[thumbnail of BAB 2] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf - Published Version

Download (1MB)
[thumbnail of BAB 3] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf - Published Version

Download (666kB)
[thumbnail of BAB 4] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (677kB)
[thumbnail of BAB 5] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (425kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA DAN LAMPIRAN.pdf - Published Version

Download (2MB)

Abstract

cara pengolahannya yang praktis serta harganya relatif murah
sehingga mudah di jangkau, salah satunya yaitu mie basah. Secara umum mie basah dibuat menggunakan tepung terigu. Pemanfaatan produk pangan local perlu dilakukan melalui inovasi dan pengembangan mie basah dengan memanfaatkan sorgum. Biji sorgum dapat dimanfaatkan menjadi
tepung sebagai pengganti gandum. Dalam kemanfaatannya sebagai produk pangan, sorgum memberikan kandungan manfaat yang cukup besar karena merupakan sumber makanan yang bebas gluten, memiliki sifat antioksidan, dan indeks glikemik yang rendah.
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui mutu fisik dan mutu kimia mie basah subsititusi tepung sorgum.
Jenis penelitian ini eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) menggunakan 4 perlakuan (0%,30%,40% dan 50%). Penilaian mutu fisik yang dilakukan dengan cara mengukur elastisitas dan cooking time tidak terlatih sedangkan uji mutu kimia yaitu kadar lemak, protein,karbohidrat dilakukan di Laboraturium Saraswati Indo Genetech (SIG)
Bogor.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mie basah pada cooking time perlakuan M0,M1,M2 dan M3. Semakin lama waktu pemasakkan mie maka tingkat kematangan pada mie semakin bagus dan bisa dilihat dari pengulangan pada setiap mie jika titik putih pada mie sudah hilang maka tingkat kematangan mie sudah sangat sempurna yang menandakan mie
sudah matang. Sedangkan pada Elastisitas pada setiap perlakuan M0,M1,M2 dan M3. Pada sampel M0 jika diukur elastisitas nya semakin ditarik maka elastisitasnya panjang beda dengan sampel M1,M2 dan M3 jika di tarik maka sampel mie tersebut akan lebih cepat putus semakin anyak penambahan tepung sorgum maka tekstur mie mudah cepat hancur
dan mudah putus.
Kata kunci : Mie basah, Mutu fisik dan Mutu Kimia, tepung Sorgum.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Jurusan/Prodi Gizi Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Gizi
Depositing User: Herly Nainggolan Nainggolan
Date Deposited: 03 Aug 2026 05:00
Last Modified: 03 Aug 2026 05:00
URI: https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/6560

Actions (login required)

View Item
View Item