FORMULASI DAN UJI FISIK SERTA STABILITAS SEDIAAN SABUN CAIR BERBASIS SULFUR (Sulphur sublimatum)

SIREGAR, PEBRI ALAMSYAH (2026) FORMULASI DAN UJI FISIK SERTA STABILITAS SEDIAAN SABUN CAIR BERBASIS SULFUR (Sulphur sublimatum). Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES MEDAN.

[thumbnail of FILE 1 COVER] Text (FILE 1 COVER)
KTI - PEBRI COVER.pdf - Published Version

Download (1MB)
[thumbnail of FILE 2 BAB I] Text (FILE 2 BAB I)
KTI - PEBRI BAB I.pdf - Published Version

Download (306kB)
[thumbnail of FILE 3 BAB II] Text (FILE 3 BAB II)
KTI - PEBRI BAB II.pdf - Published Version

Download (516kB)
[thumbnail of FILE 4 BAB III] Text (FILE 4 BAB III)
KTI - PEBRI BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (462kB)
[thumbnail of FILE 5 BAB IV] Text (FILE 5 BAB IV)
KTI - PEBRI BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (859kB)
[thumbnail of FILE 6 BAB V] Text (FILE 6 BAB V)
KTI - PEBRI BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (255kB)
[thumbnail of FILE 7 DAFTAR PUSTAKA] Text (FILE 7 DAFTAR PUSTAKA)
KTI - PEBRI DAPUS LAMPIRAN.pdf

Download (2MB)

Abstract

Jerawat punggung merupakan salah satu bentuk Acne vulgaris yang dapat terjadi akibat produksi sebum berlebih, penyumbatan folikel, peradangan, dan pertumbuhan bakteri Cutibacterium acnes. Kondisi ini dapat mengganggu kenyamanan karena area punggung cukup luas dan sulit dijangkau. Sulphur sublimatum memiliki aktivitas antibakteri dan keratolitik sehingga berpotensi digunakan sebagai bahan aktif dalam sediaan antijerawat. Sabun cair dipilih karena praktis digunakan, mudah diratakan pada area punggung, serta membantu membersihkan minyak, kotoran, dan mikroorganisme pada permukaan kulit.
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium. Formula terbaik mengandung Sulphur sublimatum 1%, minyak kelapa 28,8%, KOH 30% 26%, HPMC 0,6%, BHT 0,02%, gliserin, asam stearat 2%, polysorbate 80 1%, oleum citri, dan aquadest ad 100%. Pengujian mutu fisik dilakukan pada hari ke1, ke-7, ke-14, dan ke-21. Data dianalisis secara deskriptif berdasarkan perubahan hasil evaluasi selama masa penyimpanan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sulphur sublimatum 1% dapat diformulasikan menjadi sabun cair dengan mutu fisik yang cukup baik dan stabil selama penyimpanan 21 hari. Sediaan memiliki tekstur cair kental, warna putih kekuningan pucat, dan aroma khas sulfur yang stabil. Nilai pH berada pada rentang 9,9–10,2 dengan rata-rata 10,05 dan memenuhi persyaratan SNI sabun cair. Viskositas rata-rata sebesar 965,2 cP dan masih berada dalam rentang standar. Homogenitas menunjukkan sediaan sedikit tidak homogen, tetapi tidak mengalami perubahan selama penyimpanan. Tinggi busa berkisar 7,0–8,0 cm dengan stabilitas busa 82–85%.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa formula sabun cair Sulphur sublimatum 1% adalah formula demgan mutu terbaik yang mana memenuhi sebagian besar parameter evaluasi fisik.

Kata kunci: Sulphur sublimatum, sabun mandi cair, formulasi, mutu fisik, stabilitas

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Jurusan/Prodi Farmasi Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Farmasi
Depositing User: Basariah Basariah Basariah
Date Deposited: 03 Aug 2026 06:49
Last Modified: 03 Aug 2026 06:49
URI: https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/6563

Actions (login required)

View Item
View Item