DANIEL, SIREGAR (2017) UJI EFEK PENURUNAN KADAR GLUKOSA DARAH TIKUS PUTIH (Rattus novergicus) DENGAN PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL DAUN BINAHONG (Anredera cordifolia (Ten)Steenis). Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES MEDAN.
033 KTI DANIEL SIREGAR FILE 1 DAFTAR ISI.pdf - Published Version
Download (5MB)
033 KTI DANIEL SIREGAR FILE 2 BAB I.pdf - Published Version
Download (167kB)
033 KTI DANIEL SIREGAR FILE 3 BAB II.pdf - Published Version
Download (204kB)
033 KTI DANIEL SIREGAR FILE 4 BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (311kB)
033 KTI DANIEL SIREGAR FILE 5 BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (133kB)
033 KTI DANIEL SIREGAR FILE 6 BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (89kB)
033 KTI DANIEL SIREGAR FILE 7 DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Download (438kB)
Abstract
Daun Binahong (Anredera cordifolia (Ten) Steenis) salah satu tumbuhan di Indonesia yang digunakan oleh masyarakat untuk mengobati berbagai penyakit, salah satunya sebagai penurun kadar glukosa darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak etanol daun Binahong terhadap penurunan kadar glukosa darah tikus yang diinduksi glukosa dan untuk mengetahui kadar berapa ekstrak etanol daun Binahong mempunyai aktivitas yang sama dengan
glibenklamida. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental. Sampel yang digunakan adalah Ekstrak Etanol Daun Binahong dengan dosis 0,250 g/kgBB, 0,500 g/kgBB
dan 1,000 g/kgBB. Hewan percobaan yang digunakan adalah tikus jantan sebanyak 24 ekor, yang dibagi dalam 6 kelompok dan masing-masing kelompok terdiri dari 4 ekor tikus. Kelompok T I diberi aquadest, kelompok T II diberi suspensi CMC 0,5%, kelompok T III diberi suspensi glibenklamida, kelompok T IV diberi Ekstrak Etanol Daun Binahong dosis 0,250 g/kgBB, kelompok T V diberi Ekstrak Etanol Daun
Binahong dosis 0,500 g/kgBB dan kelompok T VI diberi Ekstrak Etanol Daun Binahong dosis 1,000 g/kgBB
Data dianalis dengan uji ANOVA pada tingkat kepercayaan 95% (p< 0.05). Apabila hasil uji Anova menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna maka dilanjutkan dengan uji Duncan untuk mengetahui kelompok mana saja yang mempunyai perbedaan bermakna menggunakan program SPSS 18.0 for Windows. Hasil uji statistik kadar glukosa darah antara kelompok glibenklamida dan pemberian dosis 0,250 g/kgBB, dosis 0,500 g/kgBB dan dosis 1,000 g/kgBB menunjukkan perbedaan yang nyata dengan nilai p<0.05. Dari hasil penelitian dapat
disimpulkan bahwa Ekstrak Etanol Daun Binahong dengan dosis 0,250 g/kgBB, dosis 0,500 g/kgBB dan dosis 1,000 g/kgBB mampu menurunkan kadar glukosa darah dan Ekstrak Etanol Daun Binahong pada dosis 1,000 g/kgBB) hampir mendekati khasiat glibenklamida dalam menurunkan kadar glukosa darah.
Kata kunci : EEDB, Glibenklamida, Diabetes Mellitus,
Daftar bacaan : 23 (1979-2016)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Jurusan/Prodi Farmasi Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Farmasi |
| Depositing User: | Basariah Basariah Basariah |
| Date Deposited: | 04 Aug 2026 06:16 |
| Last Modified: | 04 Aug 2026 06:16 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/6616 |
