SIBURIAN, PRIYANTA (2026) FORMULASI DAN UJI STABILITAS SEDIAAN SABUN MANDI CAIR EKSTRAK DAUN KELOR (Moringa oleifera Lam). Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES MEDAN.
File 1 .pdf - Published Version
Download (1MB)
File 2 .pdf - Published Version
Download (300kB)
File 3 .pdf - Published Version
Download (393kB)
File 4 .pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (350kB)
File 5 .pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (360kB)
File 6 .pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (262kB)
File 7 .pdf - Published Version
Download (3MB)
Abstract
Daun kelor (Moringa oleifera Lam) mengandung berbagai senyawa bioaktif, seperti flavonoid, saponin, tanin, alkaloid, dan fenol yang berpotensi sebagai antioksidan serta antibakteri. Kandungan bioaktif menjadikan daun kelor berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan aktif dalam formulasi sabun mandi cair. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan ekstrak daun kelor ke sediaan sabun mandi cair dengan konsentrasi 10%, 15% dan 20% serta mengevaluasi stabilitas fisik, keamanan, dan tingkat kesukaan pengguna terhadap sediaan yang dihasilkan.
Penelitian eksperimental dengan desain penelitian post-test only design. Ekstrak daun kelor diperoleh melalui metode maserasi menggunakan etanol 96%. Diformulasikan menjadi sabun mandi cair dalam empat formula, yaitu F0 (tanpa ekstrak), FI (10%), FII (15%), dan FIII (20%) ekstrak daun kelor. Evaluasi sediaan meliputi uji organoleptis, homogenitas, pH, viskositas, tinggi busa, iritasi, hedonik, dan stabilitas selama penyimpanan 28 hari.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa persen rendemen mencapai 13,5% dan menghasilkan sediaan homogen, berbentuk cair, berbau khas kelor dan oleum citri, serta stabil selama penyimpanan. Nilai pH berada pada rentang 7,5–9,8, viskositas 964,7–971,5 cP, dan tinggi busa 7,7–8,9 cm sehingga memenuhi persyaratan mutu sabun mandi cair. Uji iritasi terhadap 30 relawan menunjukkan tidak adanya reaksi iritasi pada seluruh formula. Berdasarkan uji hedonik, formula FII dengan konsentrasi ekstrak 15% memperoleh tingkat kesukaan tertinggi.
Dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun kelor dengan konsentrasi 10%,15%,20% dapat diformulasikan menjadi sabun mandi cair yang baik dan stabil serta pada konsentrasi 15% memiliki tingkat kesukaan yang baik.
Kata kunci : Formulasi, sabun, stabilitas, daun kelor
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Jurusan/Prodi Farmasi Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Farmasi |
| Depositing User: | Basariah Basariah Basariah |
| Date Deposited: | 05 Aug 2026 03:02 |
| Last Modified: | 05 Aug 2026 03:02 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/6635 |
