Panjaitan, Veronika (2025) Pengaruh Pemneriak Ediklasi Kesehatan Menggunakan Media Leaflet Tentang Keutihan (Fluor Albus) Terhadap Pengetahuan Remaja Putri di SMA Katolik Trisakti Medan Tahun 2025. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.
COVER-DAFTAR LAMPIRAN VERONIKA..pdf - Published Version
Download (549kB)
BAB I VERONIKA.pdf - Published Version
Download (111kB)
BAB II VERONIKA.pdf - Published Version
Download (123kB)
BAB III VERONIKA.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (144kB)
BAB IV VERONIKA.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (160kB)
BAB V VERONIKA.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (14kB)
DAFTAR PUSTAKA-LAMPIRAN VERONIKA.pdf - Published Version
Download (5MB)
HASIL TURNITIN VERONIKA.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Abstract
Keputihan (fluor albus) merupakan salah satu masalah kesehata n reproduksi yang serin dialami oleh remaja putri. Menurut WHO (2021). 60% Remaja Usia 15-22 tahun dan 40% wanita usia 23-45 tahun pernah mengalami keputihan. Di Indonesia. prevlensinya meningkat dari 50% (2019) menjadi 70% (2021). Data Dinkes Sumatera Utara (2020) menunjukkan 27,6% wanita mengalami keputihan, mayoritas pada remaja usia 10–24 tahun. Kurangnya pengetahuan tentang keputihan dapat menyebabkan komplikasi serius seperti infeksi, infertilitas, hingga kanker serviks. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sebelum dan sesudah diberikan edukasi kesehatan menggunakan media leaflet terhadap pengetahuan remaja putri tentang keputihan di SMA Katolik Trisakti Medan tahun 2025. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain pre-eksperimental one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 61 responden menggunakan simple random sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis dengan uji Wilcoxon. Hasil Penelitian menunjukkan sebelum diberikan edukasi yang berpengetahuan kurang sebanyak 33 responden (54,1%). Dan sesudah diberi edukasi menggunakan media leaflet mayoritas berpengetahuan baik meningkat menjadi 49 responden (80,3%). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), menandakan adanya pengaruh yang signifikan antara sebelum dan setelah diberikan edukasi melalui media leaflet. Kesimpulannya, edukasi menggunakan leaflet terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan mengenai keputihan. Saran, hasil penelitian ini dapat menjadi acuan bagi institusi pendidikan dan tenaga kesehatan dalam upaya promosi kesehatan reproduksi remaja.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Divisions: | Jurusan/Prodi Kebidanan Kemenkes Poltekkes Medan > Jurusan Kebidanan Medan > Sripsi/LTA Mahasiswa Prodi D4 Kebidanan Medan |
| Depositing User: | Miss Pranindita Dwi Fadhilah |
| Date Deposited: | 06 Aug 2026 03:12 |
| Last Modified: | 06 Aug 2026 03:12 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/6654 |
