PANDIANGAN, EVA KRISTINA (2024) HUBUNGAN KONSUMSI PROTEIN HEWANI DENGAN KEJADIANSTUNTING PADA ANAK DI SD NEGERI 105331 PUNDEN REJO KECAMATAN TANJUNG MORAWA. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES MEDAN.
COVER.pdf - Published Version
Download (1MB)
BAB 1.pdf - Published Version
Download (183kB)
BAB 2.pdf - Published Version
Download (282kB)
BAB 3.pdf - Published Version
Download (191kB)
BAB 4.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (193kB)
BAB 5.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (141kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Download (1MB)
Abstract
Permasalahan gizi merupakan permasalahan di Indonesia, khususnya di kalangan anak sekolah dasar, dan dapat mengancam masa depan anak.
Salah satunya adalah terhambatnya pertumbuhan, yang dikenal dengan istilah “stunting”. Stunting disebabkan oleh buruknya asupan gizi, terutama protein hewani yang merupakan zat gizi penting bagi tumbuh kembanganak.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsumsi protein hewani dengan kejadian stunting pada anak di SD Negeri 105331 Punden Rejo Kecamatan Tanjung Morawa.
Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 105331 Punden Rejo Kecamatan Tanjung Morawa. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian observasional dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian ini seluruh anak di SD Negeri 105331 Punden Rejo yang berjumlah 150 orang
dan sampel sebanyak 123 orang yang ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Data mengenai identitas sampel dan konsumsi protein hewani dikumpulkan dengan metode wawancara menggunakan uesioner dan buku foto makanan. Data kejadian stunting diperoleh dengan
menggunakan alat ukur antropometri tinggi badan menurut umur (TB/U).
Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji chi-square.
Berdasarkan hasil penelitian, 22% anak sekolah dasar yang mengalami stunting dan 78% anak yang tidak mengalami stunting. Hasil analis menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan (p≤0.05) antara jenis konsumsi protein hewani (p=0.032) dan jumlah kecukupan konsumsi protein hewani (p=0.038), namun tidak terdapat hubungan yang signifikan
antara frekuensi konsumsi protein hewani (p=0.629) dengan kejadian stunting.
Kata Kunci : Konsumsi Protein Hewani, Kejadian Stunting, Sekolah Dasar
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Jurusan/Prodi Gizi Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Gizi |
| Depositing User: | Herly Nainggolan Nainggolan |
| Date Deposited: | 06 Aug 2026 08:10 |
| Last Modified: | 06 Aug 2026 08:10 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/6676 |
