SIMBOLON, IGNASIUS THOMAS JORGI (2023) KECENDERUNGAN STATUS GIZI BADUTA UMUR 0-23 BULAN BERDASARKAN INDEKS (BB/U,TB/U DAN BB/TB) DAN PENCAPAIANNYATERHADAP GARIS MEDIAN 2019-2022 DI KABUPATEN SAMOSIR (ANALISIS DATA SEKUNDER). Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.
Coverr.pdf - Published Version
Download (559kB)
Bab I.pdf - Published Version
Download (328kB)
Bab II.pdf - Published Version
Download (436kB)
Bab III.pdf - Published Version
Download (210kB)
Bab IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (358kB)
Bab V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (317kB)
Daftar Pustakaa.pdf - Published Version
Download (1MB)
Abstract
Periode masa kehidupan awal umur 0-2 tahun menjadi masa yang
paling rawan, karena terjadinya gangguan dalam masa pertumbuhan yang akan menimbulkan efek yang mengalami malnutrisi yaitu bertubuh pendek (stunting) dan bertubuh kurus (wasting).
Tujuan penelitian untuk anilsis lanjut data e-PPGBM didaerah
kabupaten samosir yang dimana data tersebut hanya digunanakan sebagai informasi puskesmas dan data tersebut tidak pernah dianalisi sebagai bahan masukan Dinas kesehatan kabupaten samosir. Metode yang digunakan Data sekunder merupakan berbagai informasi yang telah ada sebelumnya dan dengan sengaja dikumpulkan oleh peneliti yang digunakan untuk melengkapi kebutuhan data penelitian.
Sumber data pada penelitian ini diperoleh dari Data e-PPGBM daerah Kabupaten samosir berupa data yang terjadi selama tahun 2019 sampai dengan 2022.
Dari hasil analisi grafik dapat disimpulkan grafik BB/U dan TB/U sudah cukup baik dimana disetiap tahunnya mengalami kenaikan yang cukup, tetapi pada status gizi BB/U kelompok umur 0-5 bulan perempuan mengalami penurunan disetiap tahun, pada status gizi TB/U kelompok umur 6-11 bulan perempuan mengalami grafik yang zig-zag dan grafik BB/TB
mengalami penurunan disetiap tahunnya yang dimana dibutuhkan
pemantauan terhadap status gizi BB/TB. Faktor utama yang mempengaruhi status gizi baduta yaitu Pengetahuan terkait gizi pada ibu dapat mengoptimalkan status gizi anak, karena ibu dapat memberikan pengasuhan yang tepat, termasuk pemberian makanan yang bergizi, beragam dan berimbang pada bayi dan anaknya.
Kata kunci: Status gizi, Data sekunder, Z-score
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Jurusan/Prodi Gizi Kemenkes Poltekkes Medan > Skripsi Mahasiswa Jurusan D4 Gizi |
| Depositing User: | Herly Nainggolan Nainggolan |
| Date Deposited: | 07 Aug 2026 03:49 |
| Last Modified: | 07 Aug 2026 03:49 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/6699 |
