HUBUNGAN STATUS KETAHANAN PANGAN RUMAH TANGGA DAN KERAGAMAN PANGAN BALITA DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA ANAK BALITA USIA 24 – 59 BULAN DI KELURAHAN PAYAROBA KECAMATAN BINJAI BARAT KOTA BINJAI

XASTRO, AZHAMI APRYLLA (2023) HUBUNGAN STATUS KETAHANAN PANGAN RUMAH TANGGA DAN KERAGAMAN PANGAN BALITA DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA ANAK BALITA USIA 24 – 59 BULAN DI KELURAHAN PAYAROBA KECAMATAN BINJAI BARAT KOTA BINJAI. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.

[thumbnail of Cover] Text (Cover)
Coverr.pdf - Published Version

Download (1MB)
[thumbnail of Bab I] Text (Bab I)
Bab I.pdf - Published Version

Download (109kB)
[thumbnail of Bab II] Text (Bab II)
Bab II.pdf - Published Version

Download (273kB)
[thumbnail of Bab III] Text (Bab III)
Bab III.pdf - Published Version

Download (220kB)
[thumbnail of Bab IV] Text (Bab IV)
Bab IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (279kB)
[thumbnail of Bab V] Text (Bab V)
Bab V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (194kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka..pdf - Published Version

Download (2MB)

Abstract

Stunting merupakan kekurangan gizi dalam periode paling kritis tumbuh kembang seseorang pada masa awal kehidupannya. Berdasarkan data SSGI tahun 2021 anak Balita (0-59 bulan) yang mengalami stunting di Provinsi Sumatera Utara yaitu 25,8% dan pada tingkat Kabupaten/Kota hasil Riskesdas tahun 2018 menunjukan Kota Binjai memiliki prevalensi
stunting sebesar 28,28%. Stunting memiliki banyak dampak negatif bagi pertumbuhan dan perkembangan anak. Kejadian stunting pada anak balita dapat dipengaruhi oleh faktor ketahanan pangan dan keragaman pangan.
Tujuan umum penelitian ini untuk mengetahui hubungan ketahanan pangan rumah tangga dan keragaman pangan balita dengan kejadian stunting pada anak balita usia 24-59 bulan di Kelurahan Payaroba Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai.
Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain penelitian cross sectional. Lokasi penelitian di laksanakan di wilayah Kelurahan Payaroba pada bulan Februari tahun 2023. Populasi pada penelitian adalah seluruh keluarga yang memiliki anak balita berusia 24-59 bulan. Besar sampel sebanyak 72 orang. Pengambilan data menggunakan pengukuran antropometri, kuesioner The Food Insecurity
Experience Scale (FIES) dan kuesioner Food Frequency (FFQ). Data dianalisa secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa status ketahanan pangan rumah tangga berhubungan dengan kejadian stunting (p=0,004; OR=5,657) dan status keragaman pangan balita berhubungan dengan kejadian stunting (p=0,036; OR=2,961). Kesimpulan yaitu terdapat hubungan signifikan antara status ketahanan pangan rumah tangga dan keragaman pangan balita dengan kejadian stunting pada anak balita usia 24 – 59 bulan di Kelurahan Payaroba Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai.
Kata Kunci: Ketahanan pangan, Keragaman Pangan, Stunting, Balita

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Jurusan/Prodi Gizi Kemenkes Poltekkes Medan > Skripsi Mahasiswa Jurusan D4 Gizi
Depositing User: Herly Nainggolan Nainggolan
Date Deposited: 10 Aug 2026 07:52
Last Modified: 10 Aug 2026 07:52
URI: https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/6781

Actions (login required)

View Item
View Item