FAKTOR-FAKTOR RISIKO PENYEBAB STUNTING PADA ANAK SEKOLAH DASAR KELAS 1 DI WILAYAH KELURAHAN MEDAN TENGGARA KECAMATAN MEDAN DENAI KOTA MEDAN

HAREFA, CALVIN PURNAWAN (2023) FAKTOR-FAKTOR RISIKO PENYEBAB STUNTING PADA ANAK SEKOLAH DASAR KELAS 1 DI WILAYAH KELURAHAN MEDAN TENGGARA KECAMATAN MEDAN DENAI KOTA MEDAN. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.

[thumbnail of COVER] Text (COVER)
COVER.pdf - Published Version

Download (968kB)
[thumbnail of BAB 1] Text (BAB 1)
BAB 1.pdf - Published Version

Download (354kB)
[thumbnail of BAB 2] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf - Published Version

Download (512kB)
[thumbnail of BAB 3] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf - Published Version

Download (485kB)
[thumbnail of BAB 4] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (284kB)
[thumbnail of BAB 5] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (231kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (2MB)

Abstract

Salah satu permasalahan gizi pada Anak sekolah dasar kelas 1
adalah stunting yaitu tinggi badan tidak sesuai umur. berdasarkan riset kesehatan dasar 2018 prevalensi stunting pada anak sekolah dasar secara nasional 23,6 % dan kota Medan 27,02 %. rata-rata tinggi badan anak SD kelas 1 114,9 cm (laki-laki) 114,0 cm (perempuan) (DEPKES
2004). banyak faktor yang mempengaruhi tinggi badan pada anak SD kelas 1 antara lain tidak memberi ASI Eksklusif (98%) (SJMJ et al., 2020), pendidikan orang tua rendah (30,6 %), pendapatan keluarga masih rendah (35,8%), orang tua yang tidak bekerja (28,4 %) (Wahyuni & Fithriyana, 2020).

Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor risiko Penyebab Stunting pada Anak sekolah dasar kelas 1 di wilayah kelurahan Medan tenggara kecamatan Medan denai kota Medan.
Penelitian ini dilakukan di 2 SD negeri di wilayah kelurahan Medan tenggara kecamatan Medan Denai kota Medan. jenis penelitian deskriptif desain cross sectional study (potong lintang). sampel adalah total populasi sebesar 171 murid. Hasil penelitian dari 171 anak sekolah diketahui rata-rata tinggi badan anak 110,6 cm (laki-laki) 110 cm(perempuan). anak yang tubuh pendek 52 % dan normal 48 % . hasil Uji chi square , tidak memberi ASI Eksklusif 53,8 %, pendidikan Orang tua yang rendah 27,5 %, pendapatan
orang tua yang rendah 87,7 % ketiga faktor risiko mempunyai hubungan yang signifikan nilai p (<0,05). berdasarkan hasil uji Multivariat faktor risiko paling besar terhadap kejadian stunting pada anak sekolah dasar Kelas 1 yaitu pendidikan orang tua (OR 3,494).

Kata Kunci : Faktor-faktor Risiko, Stunting, Anak Sekolah Dasar Kelas 1
iv

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Jurusan/Prodi Gizi Kemenkes Poltekkes Medan > Skripsi Mahasiswa Jurusan D4 Gizi
Depositing User: Herly Nainggolan Nainggolan
Date Deposited: 10 Aug 2026 08:35
Last Modified: 10 Aug 2026 08:35
URI: https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/6786

Actions (login required)

View Item
View Item