FORMULASI LIP BALM MENGGUNAKAN EKSTRAK KAYU SECANG (Caesalpinia sappan L.) SEBAGAI PEWARNA ALAMI

Tambunan, Jesika Tarabunga (2026) FORMULASI LIP BALM MENGGUNAKAN EKSTRAK KAYU SECANG (Caesalpinia sappan L.) SEBAGAI PEWARNA ALAMI. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.

[thumbnail of FILE 1.COVER] Text (FILE 1.COVER)
FILE 1.pdf - Published Version

Download (602kB)
[thumbnail of FILE 2.BAB I] Text (FILE 2.BAB I)
BAB 1.pdf - Published Version

Download (271kB)
[thumbnail of FILE 3.BAB II] Text (FILE 3.BAB II)
BAB 2.pdf - Published Version

Download (346kB)
[thumbnail of FILE 4.BAB III] Text (FILE 4.BAB III)
BAB 3.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (326kB)
[thumbnail of FILE 5.BAB IV] Text (FILE 5.BAB IV)
BAB 4.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (377kB)
[thumbnail of FILE 6.BAB V] Text (FILE 6.BAB V)
BAB 5.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (230kB)
[thumbnail of FILE 7.DAFTAR PUSTAKA] Text (FILE 7.DAFTAR PUSTAKA)
FILE 7.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Lip balm merupakan sediaan kosmetik yang digunakan untuk menjaga kelembapan bibir dan mencegah terjadinya bibir kering maupun pecah-pecah. Penggunaan pewarna sintetis dalam kosmetik berpotensi menimbulkan efek yang kurang baik bagi kesehatan sehingga diperlukan alternatif pewarna alami yang lebih aman.
Kayu secang (Caesalpinia sappan L.) mengandung senyawa brazilin yang menghasilkan warna merah alami serta memiliki aktivitas antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi ekstrak kayu secang sebagai pewarna alami
dalam formulasi lip balm serta menentukan konsentrasi yang menghasilkan karakteristik sediaan terbaik. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental menggunakan ekstrak kayu secang yang diformulasikan dalam sediaan lip balm dengan konsentrasi 2% (F1), 4% (F2), dan 6% (F3), serta formula tanpa ekstrak sebagai kontrol (F0). Ekstrak diperoleh melalui metode dekokta menggunakan 60 gram simplisia kayu secang dan menghasilkan ekstrak kental sebanyak 4,86 gram
dengan rendemen 8,1%. Evaluasi mutu fisik meliputi uji organoleptis, homogenitas, pH, daya sebar, stabilitas, iritasi, dan hedonik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
seluruh formula memenuhi persyaratan mutu fisik sediaan lip balm. Uji organoleptis menunjukkan peningkatan intensitas warna seiring meningkatnya konsentrasi ekstrak. Seluruh formula bersifat homogen, memiliki pH berkisar 6,4, 6,5, daya sebar 5–5,2 cm, stabil selama penyimpanan, dan tidak menimbulkan iritasi. Hasil uji hedonik menunjukkan bahwa formula F3 dengan konsentrasi ekstrak kayu secang 6% memperoleh tingkat kesukaan tertinggi dengan nilai rata rata 8,4 (sangat suka). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ekstrak kayu secang (Caesalpinia sappan L.) dapat digunakan sebagai pewarna alami dalam sediaan lip balm. Konsentrasi 6% merupakan formula terbaik karena
menghasilkan warna yang lebih menarik, memenuhi persyaratan mutu fisik, stabil selama penyimpanan, aman digunakan, serta paling disukai oleh panelis.
Kata kunci: lip balm, kayu secang, Caesalpinia sappan L., pewarna alami

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Jurusan/Prodi Farmasi Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Farmasi
Depositing User: Basariah Basariah Basariah
Date Deposited: 11 Aug 2026 08:24
Last Modified: 11 Aug 2026 08:24
URI: https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/6836

Actions (login required)

View Item
View Item