GAMBARAN KADAR KREATININ PADA PENDERITA DIABETES MELITUS DI UPT PUSKESMAS MEDAN AREA SELATAN

Sianipar, Meri Citra Oktaria (2026) GAMBARAN KADAR KREATININ PADA PENDERITA DIABETES MELITUS DI UPT PUSKESMAS MEDAN AREA SELATAN. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.

[thumbnail of COVER & ABSTRAK]
Preview
Text (COVER & ABSTRAK)
1. COVER & ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of BAB I]
Preview
Text (BAB I)
2. BAB I.pdf - Published Version

Download (295kB) | Preview
[thumbnail of BAB II]
Preview
Text (BAB II)
3. BAB II.pdf - Published Version

Download (328kB) | Preview
[thumbnail of BAB III] Text (BAB III)
4. BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (302kB)
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
5. BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (250kB)
[thumbnail of BAB V] Text (BAB V)
6. BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (227kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA & LAMPIRAN]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA & LAMPIRAN)
7. DAFTAR PUSTAKA & LAMPIRAN.pdf - Published Version

Download (2MB) | Preview

Abstract

Diabetes melitus adalah kondisi metabolik yang ditandai oleh peningkatan kadar glukosa darah dan dapat menyebabkan berbagai komplikasi, termasuk gangguan fungsi ginjal. Salah satu indikator untuk menilai fungsi ginjal adalah kadar kreatinin darah, yang peningkatannya pada penderita diabetes melitus dapat menunjukkan adanya kerusakan ginjal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kadar kreatinin pada penderita diabetes melitus di UPT Puskesmas Medan Area Selatan. Penelitian ini bersifat desktiptif dengan rancangan observasional. Pemeriksaan kreatinin menggunakan metode Jaffe Reaction dengan alat spektrofotometer. Sampel penelitian sebanyak 30 responden yang merupakan pasien diabetes melitus yang memenuhi kriteria. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki kadar kreatinin normal yaitu sebanyak 26 orang (86,7%), sedangkan yang mengalami peningkatan sebanyak 4 orang (13,3%). Peningkatan kadar kreatinin lebih banyak ditemukan pada laki laki (10%) dibandingkan perempuan (3,3%), pada kelompok usia dewasa dan usia lansia (masing masing 6,7%), serta pada penderita dengan lama menderita diabetes melitus >5 tahun (13,3%). Sebagian besar penderita diabetes melitus di UPT Puskesmas Medan Area Selatan memiliki kadar kreatinin dalam batas normal, namun peningkatan kadar kreatinin cenderung terjadi pada pasien dengan jenis kelamin laki laki , usia dewasa dan usia lansia, serta dengan lama menderita diabetes melitus >5 tahun.
Kata kunci: Diabetes Melitus, Kreatinin, Fungsi Ginjal

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
Divisions: Jurusan/Prodi TLM Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Teknologi Laboratorium Medis
Depositing User: Hermawani Syafriani Matondang
Date Deposited: 13 Aug 2026 03:32
Last Modified: 13 Aug 2026 03:32
URI: https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/6871

Actions (login required)

View Item
View Item