Nainggolan, Putri Kristiani (2026) GAMBARAN HASIL PEMERIKSAAN TREPONEMA PALLIDUM HEMAGGLUTINATION ASSAY (TPHA) PADA IBU HAMIL DI RSU HAJI MEDAN. Diploma thesis, Politeknik Kesehatan Kemenkes Medan.
1. COVER & ABSTRAK.pdf - Published Version
Download (1MB) | Preview
2. BAB I.pdf - Published Version
Download (125kB) | Preview
3. BAB II.pdf - Published Version
Download (190kB) | Preview
4. BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (88kB)
5. BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (92kB)
6. BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (9kB)
7. DAFTAR PUSTAKA & LAMPIRAN.pdf - Published Version
Download (1MB) | Preview
Abstract
Sifilis merupakan salah satu penyakit menular seksual yang masih menjadi
masalah kesehatan, terutama pada ibu hamil karena berisiko menimbulkan
penularan vertikal dari ibu ke janin. Infeksi ini dapat menyebabkan berbagai
komplikasi serius seperti keguguran, kelainan kongenital, hingga kematian bayi.
Oleh karena itu, deteksi dini melalui pemeriksaan laboratorium sangat penting
dilakukan, salah satunya menggunakan metode Treponema Pallidum
Hemagglutination Assay (TPHA) yang memiliki sensitivitas dan spesifisitas
tinggi sebagai tes konfirmasi sifilis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
gambaran hasil pemeriksaan TPHA pada ibu hamil di RSU Haji Medan. Jenis
penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan desain cross
sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah 35 ibu hamil yang melakukan
pemeriksaan TPHA di RSU Haji Medan pada bulan April 2026 dengan teknik
total sampling. Data diperoleh melalui pemeriksaan langsung terhadap sampel
serum pasien, kemudian dianalisis secara deskriptif dalam bentuk persentase.Hasil
penelitian menunjukkan bahwa dari 35 sampel ibu hamil, terdapat 1 orang
(2,86%) dengan hasil reaktif dan 34 orang (97,14%) dengan hasil non reaktif.
Berdasarkan distribusi usia, mayoritas responden berada pada kelompok usia 27–
31 tahun (34,29%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah sebagian besar ibu
hamil di RSU Haji Medan tidak terinfeksi sifilis, namun masih ditemukan kasus
reaktif sehingga skrining tetap perlu dilakukan secara rutin. Disarankan agar
pemeriksaan TPHA dikombinasikan dengan metode lain seperti VDRL atau RPR
untuk meningkatkan akurasi diagnosis serta membedakan infeksi aktif dan nonaktif.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine |
| Divisions: | Jurusan/Prodi TLM Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Teknologi Laboratorium Medis |
| Depositing User: | Hermawani Syafriani Matondang |
| Date Deposited: | 13 Aug 2026 06:55 |
| Last Modified: | 13 Aug 2026 06:55 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/6885 |
