INTERVENSI DIET UNTUK MENGATASI GANGGUAN NUTRISI PADA PASIEN GASTRO ESOPHAGEAL REFLUX DISEASE DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH SIDIKALANG TAHUN 2026

Simanullang, Egy maychel (2026) INTERVENSI DIET UNTUK MENGATASI GANGGUAN NUTRISI PADA PASIEN GASTRO ESOPHAGEAL REFLUX DISEASE DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH SIDIKALANG TAHUN 2026. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES MEDAN.

[thumbnail of Cover] Text (Cover)
Egy_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (8MB)
[thumbnail of Bab 1] Text (Bab 1)
EGY_BAB 1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (357kB)
[thumbnail of Bab 2]
Preview
Text (Bab 2)
EGY_BAB 2.pdf

Download (468kB) | Preview
[thumbnail of Bab 3] Text (Bab 3)
EGY_BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (383kB)
[thumbnail of Bab 4] Text (Bab 4)
EGY_BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (654kB)
[thumbnail of Bab 5] Text (Bab 5)
EGY_KTI .pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)
[thumbnail of Daftar Pustaka]
Preview
Text (Daftar Pustaka)
Dosti_DAFTAR PUSTAKA DAN LAMPIRAN.pdf

Download (3MB) | Preview

Abstract

Latar Belakang: Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) merupakan gangguan saluran cerna yang ditandai dengan naiknya asam lambung ke esofagus sehingga menimbulkan gejala seperti nyeri ulu hati, regurgitasi, dan mual. Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2025, prevalensi GERD di Indonesia mengalami peningkatan dari 17% pada tahun 2018 menjadi 29% pada tahun 2025. Kondisi ini sering menyebabkan gangguan nutrisi akibat penurunan nafsu makan, pembatasan asupan, dan gangguan penyerapan zat gizi. Gangguan nutrisi pada pasien GERD dapat memperburuk kondisi kesehatan dan meningkatkan risiko komplikasi. Intervensi diet diketahui efektif dalam mengurangi gejala refluks serta memperbaiki status nutrisi melalui pengaturan pola makan, jenis makanan, dan frekuensi makan yang tepat.
Tujuan Studi Kasus: Menggambarkan penerapan intervensi diet dalam mengatasi gangguan nutrisi pada pasien Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) di Rumah Sakit Umum Daerah Sidikalang.
Metode Studi Kasus: Penelitian ini merupakan studi kasus deskriptif terhadap dua pasien GERD yang mengalami gangguan nutrisi, yaitu Ny. L dan Ny. L. Intervensi berupa penerapan diet GERD dilakukan selama 7 hari dengan prinsip porsi kecil tetapi sering (8 kali sehari), rendah lemak, serta menghindari makanan pemicu seperti makanan pedas, asam, berlemak, dan berkafein. Selain itu, diberikan edukasi mengenai pola makan dan gaya hidup seperti tidak makan sebelum tidur dan menghindari posisi berbaring setelah makan. Pemantauan dilakukan setiap hari terhadap status nutrisi dan gejala GERD. Teknik yang digunakan meliputi intervensi diet sesuai standar operasional prosedur, observasi langsung, wawancara, pemeriksaan fisik, serta penilaian status nutrisi sebelum dan sesudah intervensi.
Hasil: Setelah dilakukan intervensi diet, kedua subjek menunjukkan perbaikan status nutrisi yang ditandai dengan peningkatan nafsu makan, berkurangnya mual dan nyeri ulu hati, serta peningkatan asupan makanan.
Kesimpulan dan Saran: Intervensi diet efektif untuk mengatasi gangguan kebutuhan nutrisi pada subjek. Intervensi ini berhasil meningkatkan toleransi Subjek terhadap makanan, mengurangi gejala saluran cerna seperti mual, muntah, dan rasa kenyang prematur, serta secara bertahap meningkatkan nafsu makan. Disarankan agar intervensi ini dapat dijadikan sebagai tindakan mandiri perawat dalam mengatasi gangguan kebutuhan nutrisi.

Kata kunci: Gangguan Nutrisi, Intervensi Diet, Gastro esophageal Reflux Disease

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Jurusan/Prodi Keperawatan Kemenkes Poltekkes Medan > Prodi D3 Keperawatan Dairi > KTI Mahasiswa Prodi D3 Keperawatan Dairi
Depositing User: Rugun Togianur Lingga
Date Deposited: 13 Aug 2026 08:57
Last Modified: 13 Aug 2026 08:57
URI: https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/6906

Actions (login required)

View Item
View Item