Echa Natasya, Afrida (2026) GAMBARAN JUMLAH LEKOSIT PADA PENDERITA DIABETES MELITUS DI RUMAH SAKIT UMUM HAJI MEDAN. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.
1. COVER & ABSTRAK.pdf - Published Version
Download (1MB) | Preview
2. BAB I.pdf - Published Version
Download (417kB) | Preview
3. BAB II.pdf - Published Version
Download (653kB) | Preview
4. BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (349kB)
5. BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (391kB)
6. BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (249kB)
7. DAFTAR PUSTAKA & LAMPIRAN.pdf - Published Version
Download (1MB) | Preview
Abstract
Diabetes melitus adalah penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan hiperglikemia yang dapat memicu peradangan dan meningkatkan risiko infeksi. Kondisi ini berkaitan dengan perubahan jumlah lekosit dalam darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi jumlah lekosit pada pasien diabetes melitus di Rumah Sakit Umum Haji Medan berdasarkan kategori jumlah lekosit dan usia, serta mengetahui distribusi jenis kelamin berdasarkan usia. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan sampel terdiri dari 32 pasien rawat inap dengan diabetes melitus yang memenuhi kriteria inklusi. Jumlah lekosit diukur menggunakan alat hematology analyzer, dan data dianalisis secara deskriptif menggunakan distribusi frekuensi. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas pasien diabetes melitus mengalami peningkatan jumlah lekosit (lekositosis), yaitu 23 responden (72%), sedangkan 9 responden (28%) memiliki jumlah lekosit normal. Berdasarkan usia, penderita diabetes melitus yang paling banyak mengalami peningkatan jumlah lekosit adalah kelompok usia lansia (≥60 tahun), yaitu sebanyak 12 responden (52%) . Dilihat dari distribusi frekuensi jenis kelamin berdasarkan usia, mayoritas penderita diabetes melitus adalah perempuan pada kelompok usia pra lansia (45 59 tahun) sebanyak 9 responden (53%) dari 17 responden perempuan. Dapat disimpulkan bahwa sebagian besar pasien diabetes melitus di Rumah Sakit Umum Haji di Medan mengalami lekositosis, yang kemungkinan terkait dengan proses inflamasi atau infeksi. Oleh karena itu, penting untuk memeriksa jumlah sel darah putih sebagai indikator awal dalam mendeteksi komplikasi pada penderita diabetes melitus.
Kata Kunci : Diabetes Melitus, Lekosit, Lekositosis, Inflamasi
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine |
| Divisions: | Jurusan/Prodi TLM Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Teknologi Laboratorium Medis |
| Depositing User: | Hermawani Syafriani Matondang |
| Date Deposited: | 13 Aug 2026 09:07 |
| Last Modified: | 13 Aug 2026 09:07 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/6908 |
