NASUTION, LIA ANGRIANI (2023) HUBUNGAN TINGGI BADAN ORANG TUA DAN SOSIAL EKONOMI TERHADAP TINGGI BADAN ANAK BARU SEKOLAH (TBABS) SD KELAS 1 DI KELURAHAN PASAR GUNUNG TUA KEC. PADANG BOLAK KAB. PADANG LAWAS UTARA. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.
COVER.pdf - Published Version
Download (1MB) | Preview
BAB 1.pdf - Published Version
Download (283kB) | Preview
BAB 2.pdf - Published Version
Download (513kB) | Preview
BAB 3.pdf - Published Version
Download (294kB) | Preview
BAB 4.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (490kB)
BAB 5.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (163kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Download (2MB) | Preview
Abstract
Tinggi badan anak baru sekolah merupakan salah satu indikator kesehatan yang perlu menjadi perhatian. Saat ini angka kekurangan giziB pada usia ini masih menjadi masalah. Anak usia sekolah dasar termasuk usia perkembangan sehingga membutuhkan nutrisi dengan kualitas maupun kuantitas yang baik dan benar. Prevalensi di 2 SDN yang berada di Kelurahan Pasar Gunung Tua dari 115 orang murid kelas 1, ditemukan
88 (76,52%) siswa-siswi memiliki tinggi badan normal, 27 (23,48%) murid memiliki tinggi badan pendek.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tinggi badan
orang tua dan sosial ekonomi terhadap terhadap tinggi badan anak baru sekolah (tbabs) SD kelas 1 di Kelurahan Pasar Gunung Tua Kec. Padang Bolak Kab. Padang Lawas Utara.
Penelitian ini bersifat observasional analitik dengan rancanganM cross sectional. Pengumpulan data dan pengukuran tinggi badan dilakukan pada bulan Juli-Maret. Subjek yang digunakan sebanyak 115 siswa.
Hasil penelitian tinggi badan anak baru sekolah dengan tinggi badan ibu r= 0,827. Tinggi badan anak baru sekolah dengan pendapatan keluarga r= 0,081. Tinggi badan anak baru sekolah dengan pendidikan ayah r=0,028. tinggi badan anak baru sekolah berkorelasi dengan pendidikan ibu r= 0,510. Tinggi badan anak baru sekolah berkorelasi dengan pekerjaan
ayah r= 0,373. Tinggi badan anak baru sekolah dengan pekerjaan ayah r= 0,373.
Hasil nilai korelasi (-) semakin tinggi badan ayah maka semakin rendah tinggi badan anak, sedangkan untuk hasil nilai (+) semakin rendah tinggi badan ibu maka semakin rendah tinggi badan anak.
Kata Kunci : tinggi badan orang tua, sosial ekonomi, tinggi badan anak
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Jurusan/Prodi Gizi Kemenkes Poltekkes Medan > Skripsi Mahasiswa Jurusan D4 Gizi |
| Depositing User: | Herly Nainggolan Nainggolan |
| Date Deposited: | 14 Aug 2026 03:35 |
| Last Modified: | 14 Aug 2026 03:35 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/6915 |
