Adelia, Salsabila (2026) UJI EFEKTIVITAS ANTIFUNGAL BAKTERI ASAM LAKTAT ASAL FESES LUWAK (Paradoxurus hermaphroditus) TERHADAP PERTUMBUHAN JAMUR Candida albicans. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.
1. COVER & ABSTRAK.pdf - Published Version
Download (569kB) | Preview
2. BAB I.pdf - Published Version
Download (213kB) | Preview
3. BAB II.pdf - Published Version
Download (286kB) | Preview
4. BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (202kB)
5. BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (260kB)
6. BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (171kB)
7. DAFTAR PUSTAKA & LAMPIRAN.pdf - Published Version
Download (877kB) | Preview
Abstract
Candida albicans dikenal sebagai jamur oportunistik yang dapat menginfeksi
berbagai jaringan tubuh dan menyebabkan gangguan kesehatan pada manusia.
Salah satu alternatif pengendalian infeksi yang potensial adalah pemanfaatan
bakteri asam laktat (BAL) sebagai agen antijamur alami. Penelitian ini dilakukan
untuk mengevaluasi kemampuan antijamur bakteri asam laktat yang diisolasi dari
feses luwak dalam menghambat pertumbuhan Candida albicans. Penelitian ini
menggunakan metode eksperimen murni (true experimental) dengan rancangan
post-test only control group. Sampel penelitian berupa tujuh isolat BAL asal feses
luwak, yaitu L1P2F201, L1P2F202, L1P2F205, L1P2F206, L1P2F208, L1P2F211,
dan L1P2F212. Aktivitas antijamur diuji menggunakan metode difusi sumuran
berdasarkan diameter zona hambat yang terbentuk setelah inkubasi selama 48–72
jam. Hasil identifikasi menunjukkan seluruh isolat memiliki karakteristik gram
positif, katalase negatif, dan koagulase negatif yang sesuai dengan sifat umum
BAL. Seluruh isolat yang diuji menunjukkan aktivitas antifungal terhadap Candida
albicans, yang ditandai dengan terbentuknya zona hambat dengan diameter ratarata berkisar antara 10,67–15,60 mm. Isolat L1P2F205 menghasilkan zona hambat
terbesar sebesar 15,60 mm, sedangkan isolat L1P2F202 menghasilkan zona hambat
terkecil sebesar 10,67 mm. Berdasarkan kriteria Davis dan Stout, seluruh isolat
termasuk dalam kategori daya hambat kuat. Kesimpulan dari penelitian ini bakteri
asam laktat yang diisolasi dari feses luwak berpotensi sebagai agen antifungal alami
terhadap pertumbuhan Candida albicans
Kata kunci: Bakteri asam laktat, Antijamur, Candida albicans, feses luwak
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine |
| Divisions: | Jurusan/Prodi TLM Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Teknologi Laboratorium Medis |
| Depositing User: | Hermawani Syafriani Matondang |
| Date Deposited: | 14 Aug 2026 05:58 |
| Last Modified: | 14 Aug 2026 05:58 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/6931 |
