BELLINDA, TASYA (2023) HUBUNGAN PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI IBU (MP-ASI) DAN KETERSEDIAAN PANGAN DALAM RUMAH TANGGA TERHADAP STATUS GIZI BADUTA USIA 7-24 BULAN DI KELURAHAN PAYA PASIR KECAMATAN MEDANNMARELAN. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.
COVER.pdf - Published Version
Download (727kB) | Preview
BAB 1.pdf - Published Version
Download (272kB) | Preview
BAB 2.pdf - Published Version
Download (200kB) | Preview
BAB 3.pdf - Published Version
Download (201kB) | Preview
BAB 4.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (222kB)
BAB 5.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (156kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Download (2MB) | Preview
Abstract
Usia baduta merupakan periode penting terjadi tumbuh kembang yang pesat termasuk pertumbuhan fisik, perkembangan, psikomotorik, mental, dan sosial yang dapat dipengaruhi oleh status gizinya. Menurut SSGI 2021, stunting berdasarkan provinsi Sumatera Utara yaitu 25,8%, wasted yaituN 7,9%, serta underweight dengan angka 16,5%. Status gizi dapat dipengaruhi oleh pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI) serta dapat menyinggung ketersediaan pangan dalam keluarga.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pemberian makanan pendamping ASI ibu dan ketersediaan pangan dalam rumah tangga terhadap status gizi baduta usia 7-24 bulan di Kelurahan Paya Pasir Kecamatan Medan Marelan.
Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan. Pengumpulan serta pengolahan data dilakukan pada bulan Februari sampai Juni 2023. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan metode cross-sectional menggunakan uji Fisher Exact Test.
Populasi penelitian ini adalah ibu yang mempunyai Baduta usia 7-24 bulan yang berjumlah 40 orang. Besaran sampel adalah seluruh populasi.
Instrument pengumpulan data berupa pengukuran antropometri dan pengisian kuesioner oleh responden serta pengolahan data menggunakan aplikasi WHO Antro.
Hasil penelitian ini terdapat 18 anak (45%) Underweight dan 16 anak (40%) Stunting, tingkat pemberian MP-ASI oleh ibu yang tidak sesuai standar sebanyak 30 anak (75%), dan tingkat ketersediaan pangan dalam rumah tangga dengan kategori tidak terjamin sebanyak 11 rumah tangga (27,5%).
Kesimpulan penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan antara pemberian MP-ASI terhadap status gizi (BB/U : P=0,464; PB/U: P=1,00) dan tidak terdapat hubungan antara ketersediaan pangan dalam rumah tangga terhadap status gizi (BB/U: P=0,498; PB/U:0,295) di Kelurahan Paya Pasir
Kecamatan Medan Marelan.
Kata Kunci : Baduta, Status Gizi, Pemberian MP-ASI, Ketersediaan Pangan
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Jurusan/Prodi Gizi Kemenkes Poltekkes Medan > Skripsi Mahasiswa Jurusan D4 Gizi |
| Depositing User: | Herly Nainggolan Nainggolan |
| Date Deposited: | 18 Aug 2026 04:07 |
| Last Modified: | 18 Aug 2026 04:07 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/6963 |
