GAMBARAN KADAR BILIRUBIN TOTAL PADA PENDERITA TUBERKULOSIS PARU YANG MENGONSUMSI OBAT ANTI TUBERKULOSIS (OAT) DI RSUP H. ADAM MALIK

Tinambunan, Dear Octavia Cecilie (2026) GAMBARAN KADAR BILIRUBIN TOTAL PADA PENDERITA TUBERKULOSIS PARU YANG MENGONSUMSI OBAT ANTI TUBERKULOSIS (OAT) DI RSUP H. ADAM MALIK. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.

[thumbnail of COVER & ABSTRAK]
Preview
Text (COVER & ABSTRAK)
1. COVER DAN ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of BAB I]
Preview
Text (BAB I)
2. BAB I.pdf - Published Version

Download (204kB) | Preview
[thumbnail of BAB II]
Preview
Text (BAB II)
3. BAB II.pdf - Published Version

Download (317kB) | Preview
[thumbnail of BAB III] Text (BAB III)
4. BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (260kB)
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
5. BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (192kB)
[thumbnail of BAB V] Text (BAB V)
6. BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (179kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA & LAMPIRAN]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA & LAMPIRAN)
7. DAFTAR PUSTAKA DAN LAMPIRAN.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview

Abstract

Bilirubin merupakan pigmen berwarna kuning yang ditemukan dalam darah, urine,
dan feses manusia. Tuberkulosis adalah penyakit menular yang disebabkan oleh
Mycobacterium tuberculosis. Bakteri ini menyebar melalui udara. Obat Anti
Tuberkulosis (OAT) seperti Isoniazid dan Rifampisin dapat menyebabkan efek
samping berupa gangguan fungsi hati, salah satunya peningkatan kadar bilirubin
total. Pemantauan kadar bilirubin penting untuk mencegah komplikasi lanjutan.
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran kadar bilirubin total pada
penderita tuberkulosis paru yang mengonsumsi Obat Anti Tuberkulosis (OAT) di
RSUP H. Adam Malik Medan, serta melihat distribusinya berdasarkan durasi
konsumsi (fase intensif dan fase lanjutan) dan jenis kelamin. Penelitian ini
merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Sampel sebanyak 27 pasien TB paru
rawat jalan yang mengonsumsi Obat Anti Tuberkulosis (OAT). Data dianalisis
secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Dari 27
pasien, 21 orang (77,8%) memiliki kadar bilirubin total normal dan 6 orang (22,2%)
mengalami peningkatan. Pada fase intensif (≤2 bulan), 4 dari 6 pasien (66,7%)
mengalami peningkatan bilirubin, sedangkan pada fase lanjutan (>2 bulan) hanya 2
dari 21 pasien (9,5%). Berdasarkan jenis kelamin, peningkatan bilirubin terjadi
pada 1 dari 10 pasien perempuan (10%) dan 5 dari 17 pasien laki-laki (29,4%).
Peningkatan kadar bilirubin total lebih sering terjadi pada fase intensif pengobatan
(≤2 bulan) dan lebih banyak pada pasien laki-laki. Disarankan pemantauan kadar
bilirubin total secara rutin, terutama pada dua bulan pertama terapi Obat Anti
Tuberkulosis (OAT).
Kata kunci: Bilirubin total, tuberkulosis paru, Obat Anti Tuberkulosis (OAT),
hiperbilirubinemia.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
Divisions: Jurusan/Prodi TLM Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Teknologi Laboratorium Medis
Depositing User: Hermawani Syafriani Matondang
Date Deposited: 20 Aug 2026 07:51
Last Modified: 20 Aug 2026 07:51
URI: https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/7037

Actions (login required)

View Item
View Item