Sinaga, Kinsha A. (2026) GAMBARAN KADAR HEMOGLOBIN PADA PENDERITA TUBERKULOSIS PARU YANG MENGONSUMSI OBAT ANTI TUBERKULOSIS (OAT) DI RSUP H. ADAM MALIK MEDAN. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.
1. COVER & ABSTRAK.pdf - Published Version
Download (1MB) | Preview
2. BAB I.pdf - Published Version
Download (197kB) | Preview
3. BAB II.pdf - Published Version
Download (307kB) | Preview
4. BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (323kB)
5. BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (204kB)
6. BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (184kB)
7. DAFTAR PUSTAKA & LAMPIRAN.pdf - Published Version
Download (1MB) | Preview
Abstract
Tuberkulosis (TB) paru adalah penyakit infeksi menular kronis yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Infeksi kronis dan penggunaan Obat Anti-Tuberkulosis (OAT) jangka panjang dapat memengaruhi sistem hematologi; salah satu dampaknya adalah penurunan kadar hemoglobin yang berujung pada anemia. Tujuan: Mengetahui profil kadar hemoglobin pada pasien tuberkulosis paru yang menjalani pengobatan OAT di RSUP H. Adam Malik Medan berdasarkan jenis kelamin dan kelompok usia. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian terdiri dari 40 pasien tuberkulosis paru yang sedang menjalani terapi OAT, yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pemeriksaan kadar hemoglobin dilakukan secara otomatis menggunakan Hematology Analyzer. Data dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Hasil: Dari 40 responden, 21 orang (52,5%) memiliki kadar hemoglobin tidak normal (rendah), dan 19 orang (47,5%) memiliki kadar hemoglobin normal. Berdasarkan jenis kelamin, laki-laki mendominasi dengan jumlah 27 orang (67,5%), di mana kadar hemoglobin tidak normal ditemukan pada 14 orang (35%). Berdasarkan kelompok usia, kadar hemoglobin tidak normal paling banyak ditemukan pada kelompok usia 16–35 tahun sebanyak 11 orang (27,5%), diikuti oleh kelompok usia 56–75 tahun sebanyak 6 orang (15%), dan kelompok usia 36–55 tahun sebanyak 4 orang (10%). Kesimpulan: Lebih dari separuh pasien tuberkulosis paru yang menjalani pengobatan OAT di RSUP H. Adam Malik Medan memiliki kadar hemoglobin tidak normal (rendah). Kondisi kadar hemoglobin tidak normal tersebut terutama ditemukan pada pasien laki-laki dan kelompok usia produktif (16–35 tahun). Kata
kunci: Tuberkulosis Paru, Hemoglobin, OAT
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine |
| Divisions: | Jurusan/Prodi TLM Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Teknologi Laboratorium Medis |
| Depositing User: | Hermawani Syafriani Matondang |
| Date Deposited: | 20 Aug 2026 08:39 |
| Last Modified: | 20 Aug 2026 08:39 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/7042 |
