Mhd, Ikhsan (2026) PERBEDAAN KADAR HEMOGLOBIN SEBELUM DAN SESUDAH DIOLAH MENJADI PACKED RED CELL DI UNIT TRANSFUSI DARAH PMI KOTA MEDAN. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.
1. COVER & ABSTRAK.pdf - Published Version
Download (544kB) | Preview
2. BAB I.pdf - Published Version
Download (205kB) | Preview
3. BAB II.pdf - Published Version
Download (286kB) | Preview
4. BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (285kB)
5. BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (260kB)
6. BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (180kB)
7. DAFTAR PUSTAKA & LAMPIRAN.pdf - Published Version
Download (669kB) | Preview
Abstract
Transfusi darah merupakan salah satu tindakan penting dalam pelayanan kesehatan
untuk membantu mengatasi kondisi anemia dan kehilangan darah. Packed Red Cell
(PRC) adalah komponen darah yang diperoleh dari pemisahan Whole Blood (WB)
melalui proses sentrifugasi sehingga menghasilkan konsentrasi eritrosit yang lebih
tinggi. Perbedaan komposisi tersebut dapat memengaruhi kadar hemoglobin, yang
memiliki peran utama dalam pengangkutan oksigen ke seluruh jaringan tubuh.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kadar hemoglobin pada Whole
Blood dan Packed Red Cell di Unit Transfusi Darah PMI Kota Medan. Jenis
penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain komparatif analitik
observasional. Sampel penelitian terdiri atas 41 unit Whole Blood dan 41 unit
Packed Red Cell yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Pemeriksaan
kadar hemoglobin dilakukan menggunakan Hematology Analyzer Sysmex XP-300.
Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial melalui uji normalitas Shapiro-Wilk
dan uji t berpasangan dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian
menunjukkan adanya peningkatan kadar hemoglobin setelah darah diolah menjadi
Packed Red Cell, serta terdapat perbedaan yang bermakna secara statistik (p <
0,05). Hal ini menunjukkan bahwa PRC memiliki kadar hemoglobin yang lebih
tinggi dibandingkan Whole Blood karena berkurangnya volume plasma selama
proses pemisahan. Dengan demikian, Packed Red Cell lebih efektif dalam
meningkatkan kadar hemoglobin dan lebih direkomendasikan dalam terapi
transfusi darah dibandingkan Whole Blood.
Kata kunci: Hemoglobin, Whole Blood, Packed Red Cell, Transfusi Darah
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine |
| Divisions: | Jurusan/Prodi TLM Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Teknologi Laboratorium Medis |
| Depositing User: | Hermawani Syafriani Matondang |
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 02:38 |
| Last Modified: | 24 Aug 2026 02:38 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/7204 |
