PERBEDAAN KEMAMPUAN AKTIVITAS ANTIMIKROBA BAKTERI ASAM LAKTAT DIISOLASI DARI TERITES

Putra, Dianto (2026) PERBEDAAN KEMAMPUAN AKTIVITAS ANTIMIKROBA BAKTERI ASAM LAKTAT DIISOLASI DARI TERITES. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.

[thumbnail of COVER & ABSTRAK]
Preview
Text (COVER & ABSTRAK)
1. COVER & ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (789kB) | Preview
[thumbnail of BAB I]
Preview
Text (BAB I)
2.BAB I.pdf - Published Version

Download (165kB) | Preview
[thumbnail of BAB II]
Preview
Text (BAB II)
3. BAB II.pdf - Published Version

Download (663kB) | Preview
[thumbnail of BAB III] Text (BAB III)
4. BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (413kB)
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
5. BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (389kB)
[thumbnail of BAB V] Text (BAB V)
6. BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (148kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA & LAMPIRAN]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA & LAMPIRAN)
7. FUSTAKA & LAMPIRAN.pdf - Published Version

Download (2MB) | Preview

Abstract

Bakteri asam laktat dikenal sebagai mikroorganisme yang memiliki kemampuan
untuk menghambat pertumbuhan bakteri patogen melalui produksi beberapa agen
antimikroba. Penggunaan bakteri asam laktat sebagai agen antimikroba semakin
penting seiring meningkatnya resistensi bakteri terhadap antibiotik. Salah satu
sumber bakteri asam laktat yang belum banyak mendapat perhatian adalah terites,
yang berpotensi menghasilkan isolat dengan aktivitas antimikroba. Tujuan
penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kemampuan aktivitas
antimikroba bakteri asam laktat diisolasi dari makanan tradisional khas batak
Karo terites dalam menghambat pertumbuhan Escherichia coli, Staphylococcus
aureus, Salmonella typhimurium, Pseudomonas aeruginosa, dan Klebsiella
aerogenes.. Metodologi penelitian ini mencakup isolasi bakteri asam laktat,
karakterisasi berdasarkan pewarnaan Gram, uji katalase, dan uji koagulase, serta
analisis aktivitas antimikroba menggunakan metode difusi sumuran. Escherichia
coli, Staphylococcus aureus, Salmonella typhimurium, Pseudomonas aeruginosa,
dan Klebsiella aerogenes merupakan bakteri uji yang digunakan. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa setiap isolat memiliki karakteristik bakteri asam laktat, yaitu
Gram positif, katalase negatif, dan koagulase negatif. Uji aktivitas antimikroba
menunjukkan bahwa semua isolat dapat menghambat pertumbuhan bakteri
patogen dengan diameter zona hambat yang bervariasi, meskipun isolat TP 106
dan TP 121 menunjukkan aktivitas yang lebih intens. Secara umum, bakteri Gram
positif lebih sensitif dibandingkan bakteri Gram negatif. Namun demikian, hasil
daya hambatnya masih lebih rendah dibandingkan dengan kontrol positif. Hasil
ini menunjukkan bahwa bakteri asam laktat dari terites berpotensi menjadi agen
antimikroba yang dapat dikembangkan lebih lanjut.
Kata kunci : Aktivitas Antimikroba, Bakteri Asam Laktat, Bakteri Patogen,
Terites, Zona Hambat

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
Divisions: Jurusan/Prodi TLM Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Teknologi Laboratorium Medis
Depositing User: Hermawani Syafriani Matondang
Date Deposited: 24 Aug 2026 06:41
Last Modified: 24 Aug 2026 06:41
URI: https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/7263

Actions (login required)

View Item
View Item