Ainun, Permata Sari (2026) UJI EFEKTIFITAS ANTI JAMUR PADA EKSTRAK KULIT PISANG BARANGAN (Musa acuminata Linn.) DALAM MENGHAMBAT PERTUMBUHAN JAMUR Candida albicans. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.
1. COVER & ABSTRAK.pdf - Published Version
Download (878kB) | Preview
2. BAB I.pdf - Published Version
Download (163kB) | Preview
3. BAB II.pdf - Published Version
Download (292kB) | Preview
4. BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (352kB)
5. BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (177kB)
6. BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (87kB)
7. DAFTAR PUSTAKA & LAMPIRAN.pdf - Published Version
Download (2MB) | Preview
Abstract
Infeksi Candida albicans merupakan salah satu masalah kesehatan yang paling
umum di daerah tropis. Pemanfaatan bahan alam, khususnya limbah kulit pisang
barangan (Musa acuminata Linn.), berpotensi dikembangkan sebagai antijamur
alternatif karena mengandung beberapa senyawa bioaktif seperti flavonoid, tanin,
dan alkaloid. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas ekstrak
etanol kulit pisang barangan dalam menghambat pertumbuhan Candida albicans
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium yang
menggunakan rancangan post-test only control group design. Sampel dibagi
menjadi tiga kelompok, kelompok kontrol positif, kelompok kontrol negatif, dan
beberapa kelompok perlakuan yang menggunakan ekstrak kulit pisang barangan
(Musa acuminata Linn.) yang berbeda-beda, yang diuji terhadap Candida
albicans menggunakan metode difusi cakram. Ekstrak kulit pisang barangan
diperoleh dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 70%, kemudian
diuji aktivitas antijamurnya pada konsentrasi 25%, 50%, dan 75%, dengan kontrol
positif ketoconazole 10% dan kontrol negatif steril. Pada persen Rendemen
menunjukkan bahwa hasil ekstrak mencapai 59,90%, yang menandakan kualitas
ekstrak yang baik untuk penelitian selanjutnya. Namun, zona hambatan hanya
terlihat pada kontrol positif 10% ketoconazole, dan tidak terlihat pada seluruh
konsentrasi ekstrak terkait pertumbuhan Candida albicans. Berdasarkan hasil
penelitian, dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol kulit pisang barangan (Musa
acuminata Linn.) tidak efektif sebagai antijamur terhadap pertumbuhan Candida
albicans dengan menggunakan metode cakram difusi.
Kata kunci : Antijamur, Candida albicans, Difusi Cakram, Kulit Pisang Barangan
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine |
| Divisions: | Jurusan/Prodi TLM Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Teknologi Laboratorium Medis |
| Depositing User: | Hermawani Syafriani Matondang |
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 06:50 |
| Last Modified: | 24 Aug 2026 06:50 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/7268 |
