Panjaitan, Cindy Claudia (2026) PERBEDAAN KADAR HEMOGLOBIN PADA KOMPONEN WHOLE BLOOD SEBELUM DAN SESUDAH DISIMPAN SELAMA 5 HARI DI UTD PMI KOTA MEDAN. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.
1. COVER & ABSTRAK.pdf - Published Version
Download (1MB) | Preview
2. BAB I.pdf - Published Version
Download (498kB) | Preview
3. BAB II.pdf - Published Version
Download (659kB) | Preview
4. BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (624kB)
5. BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (714kB)
6. BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (310kB)
7. DAFTAR PUSTAKA & LAMPIRAN.pdf - Published Version
Download (1MB) | Preview
Abstract
Penyimpanan darah merupakan proses penting dalam menjaga ketersediaan darah
untuk transfusi, namun dapat mempengaruhi kualitas komponen darah, termasuk
kadar hemoglobin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kadar
hemoglobin pada komponen whole blood sebelum dan sesudah disimpan selama 5
hari di Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kota Medan. Jenis penelitian yang
digunakan adalah observasional analitik dengan pendekatan kuantitatif. Sampel
penelitian berjumlah 41 kantong darah whole blood yang dipilih dengan teknik
simple random sampling. Pemeriksaan kadar hemoglobin dilakukan menggunakan
alat Hematology Analyzer Sysmex XP-300. Data dianalisis secara deskriptif dan
inferensial menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji paired sample t-test.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kadar hemoglobin sebelum
penyimpanan adalah 13,422 g/dL dan setelah penyimpanan meningkat menjadi
14,598 g/dL. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai p < 0,001, yang
berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara kadar hemoglobin sebelum dan
sesudah penyimpanan. Peningkatan kadar hemoglobin sebesar 8,76% diduga
disebabkan oleh hemolisis eritrosit selama proses penyimpanan. Kesimpulan
penelitian ini adalah terdapat perbedaan yang signifikan pada kadar hemoglobin
komponen whole blood sebelum dan sesudah disimpan selama 5 hari. Oleh karena
itu, waktu dan kondisi penyimpanan darah perlu diperhatikan untuk menjaga
kualitas darah dan keakuratan hasil pemeriksaan laboratorium.
Kata kunci: Hemoglobin, Whole blood, Penyimpanan darah, Transfusi darah
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine |
| Divisions: | Jurusan/Prodi TLM Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Teknologi Laboratorium Medis |
| Depositing User: | Hermawani Syafriani Matondang |
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 07:13 |
| Last Modified: | 24 Aug 2026 07:13 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/7276 |
