Manik, Grace Pratiwi Rosmauli (2024) Faktor Resiko Kekambuhan Pada Pasien Skizofrenia Di Poli Klinik Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. Muhammad Ildrem Medan. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.
COVER DAN DAFTAR LAMPIRAN.pdf - Published Version
Download (831kB) | Preview
BAB 1.pdf - Published Version
Download (76kB) | Preview
BAB 2.pdf - Published Version
Download (152kB) | Preview
BAB 3.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (78kB)
BAB 4.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (149kB)
BAB 5.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (6kB)
DAFTAR PUSTAKA DAN LAMPIRAN.pdf - Published Version
Download (1MB) | Preview
Abstract
Latar Belakang : Skizofrenia merupakan gangguan jiwa yang diakibatkan oleh
terganggunya fungsi pada otak yang dikarenakan ketidakseimbangan kimiawi
dopamin di otak. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui faktor resiko terjadinya
kekambuhan pada pasien skizofrenia di ruang poli klinik Prof. Dr, Muhammad
ildrem Medan. Metode : Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif jenis
deskriptif dengan desain penelitian deskriptif dengan desain penelitian cross
sesctional yang menggunakan tehnik accidental sampling. Populasi pada
penelitian ini adalah keluarga penderita skizofrenia yang datang ke Poli Klinik yaitu
sebanyak 44 Orang. Alat Ukur penelitian ini menggunakan kuesioner dengan
penggumpulan data menggunakan distribusi frekuensi. Hasil penelitian: Hasil
penelitian menunjukkan bahwa proporsi kekambuhan sebanyak 38 orang (86,4%)
jarang mengalami kekambuhan, sering kambuh sebanyak 8 orang (13,6 %), patuh
minum sebanyak 38 orang (86,4%), tidak patuh sebanyak 8 orang (13,6%),
dukungan emosional keluarga kategori baik sebanyak 26 orang (59,1%),
dukungan informasi kategori baik sebanyak 29 orang (65,9%), dukungan
instrumental kategori baik sebanyak 27 orang (61,4%). Kesimpulan: Proporsi
kekambuhan penderita skizofrenia adalah dengan kategori jarang kambuh
sebesar 86,4%, Tingkat kepatuhan responden dalam minum obat sebesar 86,4%
dalam kategori patuh, dukungan keluarga berdasarkan aspek emosional,
informasi, dan instrumental dalam kategori baik masing-masing sebesar 59%,
65,9%, dan 61,4%. Dukungan lingkungan sekitar pada penderita skizofrenia
adalah mayoritas mendukung 86,4%. Saran: peneliti menyarankan agar
responden selalu senantiasa memberikan dukungan baik berupa nasehat agar
pasien tidak merasakan putus asa dalam menjalani control kedokter dan
melakukan pengobatan.
Kata kunci
: Faktor, Resiko, Kekambuhan , Skizofrenia
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Jurusan/Prodi Keperawatan Kemenkes Poltekkes Medan > Jurusan Keperawatan Medan > KTI Mahasiswa Prodi D3 Keperawatan Medan |
| Depositing User: | Ribta Barus Barus |
| Date Deposited: | 26 Aug 2026 03:46 |
| Last Modified: | 26 Aug 2026 03:46 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/7371 |
