GAMBARAN JUMLAH LEUKOSIT DALAM URIN PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS DENGAN GEJALA INFEKSI SALURAN KEMIH DI RUMAH SAKIT UMUM HAJI MEDAN

Hutagaol, David Fernando (2026) GAMBARAN JUMLAH LEUKOSIT DALAM URIN PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS DENGAN GEJALA INFEKSI SALURAN KEMIH DI RUMAH SAKIT UMUM HAJI MEDAN. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.

[thumbnail of COVER & ABSTRAK]
Preview
Text (COVER & ABSTRAK)
1. COVER & ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of BAB I]
Preview
Text (BAB I)
2. BAB I.pdf - Published Version

Download (334kB) | Preview
[thumbnail of BAB II]
Preview
Text (BAB II)
3. BAB II.pdf - Published Version

Download (372kB) | Preview
[thumbnail of BAB III] Text (BAB III)
4. BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (333kB)
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
5. BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (357kB)
[thumbnail of BAB V] Text (BAB V)
6. BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (222kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA & LAMPIRAN]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA & LAMPIRAN)
7. DAFTAR PUSTAKA & LAMPIRAN.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview

Abstract

Diabetes Mellitus merupakan penyakit metabolik kronis yang dapat meningkatkan
risiko terjadinya infeksi saluran kemih (ISK) akibat gangguan system imun dan
adanya glucosuria yang mendukung pertumbuhan bakteri. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui gambaran leukosit dalam urin pada penderita Diabetes Mellitus
dengan gejala infeksi saluran kemih di RSU Haji Medan, serta distribusinya
berdasarkan jenis kelamin, usia, personal hygiene, dan frekuensi hubungan
seksual. Penelitian ini merupakan deskriptif observasional dengan pendekatan
cross-sectional. Sampel berjumlah 27 responden yang diambil menggunakan
teknik total sampling. Pemeriksaan leukosit urin dilakukan secara mikroskopis
dan data dianalis secara univariat dan bivariat dalam bentuk distribusi frekuensi.
Hasil penelitian menunjukkan 21 responden (77,8%) memiliki leukosit urin
normal dan 6 responden (22,2%) mengalami leukosituria. Leukosituria lebih
banyak pada perempuan (35,7%) dibandingkan laki-laki (7,7%), pada lansia
(55,6%) dibandingkan pra lansia (5,6%), serta pada personal hygiene buruk
(66,7%) dibandingkan yang baik (9,5%). Berdasarkan frekuensi hubungan
seksual, leukosituria lebih banyak pada <4kali/bulan (57,1%) dibandingkan
≥4kali/bulan (10%). Sebagian besar penderita memiliki leukosit urin normal,
namun leukosituria lebih banyak pada perempuan, lansia, dan personal hygiene
buruk. Disarankan menjaga kebersihan diri untuk mencegah infeksi saluran
kemih.
Kata Kunci : Diabetes Mellitus, Leukosituria, Leukosit urin, ISK

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
Divisions: Jurusan/Prodi TLM Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Teknologi Laboratorium Medis
Depositing User: Hermawani Syafriani Matondang
Date Deposited: 26 Aug 2026 09:03
Last Modified: 26 Aug 2026 09:03
URI: https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/7406

Actions (login required)

View Item
View Item