GAMBARAN Plasmodium vivax DI PUSKESMAS BAGAN ASAHAN KECAMATAN TANJUNG BALAI KABUPATEN ASAHAN

Muhammad, Yogi Saferi (2026) GAMBARAN Plasmodium vivax DI PUSKESMAS BAGAN ASAHAN KECAMATAN TANJUNG BALAI KABUPATEN ASAHAN. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.

[thumbnail of COVER & ABSTRAK]
Preview
Text (COVER & ABSTRAK)
1. COVER & ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of BAB I]
Preview
Text (BAB I)
2. BAB I.pdf - Published Version

Download (276kB) | Preview
[thumbnail of BAB II]
Preview
Text (BAB II)
3. BAB II.pdf - Published Version

Download (582kB) | Preview
[thumbnail of BAB III] Text (BAB III)
4. BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (267kB)
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
5. BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (439kB)
[thumbnail of BAB V] Text (BAB V)
6. BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (247kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA & LAMPIRAN]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA & LAMPIRAN)
7. DAFTAR PUSTAKA & LAMPIRAN.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview

Abstract

Malaria masih menjadi masalah kesehatan di Kabupaten Asahan, khususnya di
wilayah Kerja Puskesmas Bagan Asahan. Salah satu penyebab malaria paling
sering ditemukan adalah Plasmodium vivax. Parasit ini dapat menyebabkan
infeksi berulang karena dapat bertahan di dalam hati dalam waktu lama. Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kasus Plasmodium vivax berdasarkan
jumlah kasus, usia, dan jenis kelamin pasien. Jenis penelitian ini adalah deskriptif
dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan pada bulan Januari
sampai Juni 2026 di Puskesmas Bagan Asahan. Sampel penelitian berjumlah 21
orang pasien yang datang dengan gejala malaria. Pemeriksaan dilakukan
menggunakan sediaan darah tipis dan tebal dengan pewarnaan Giemsa untuk
melihat adanya parasit malaria. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 21
sampel, sebanyak 16 orang (76%) positif Plasmodium vivax dan 5 orang (24%)
negatif. Kasus paling banyak ditemukan pada usia 19–24 tahun, yaitu kelompok
usia produktif yang lebih sering beraktivitas di luar rumah. Berdasarkan jenis
kelamin, jumlah kasus positif pada laki-laki dan perempuan sama, yaitu masingmasing 8 orang. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa kasus
malaria Plasmodium vivax di Puskesmas Bagan Asahan masih cukup tinggi. Oleh
karena itu, diperlukan peningkatan kesadaran masyarakat dalam menjaga
kebersihan lingkungan, menggunakan perlindungan dari gigitan nyamuk, dan
segera memeriksakan diri jika mengalami gejala malaria.
Kata Kunci: Malaria, Plasmodium vivax, pemeriksaan mikroskopis.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
Divisions: Jurusan/Prodi TLM Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Teknologi Laboratorium Medis
Depositing User: Hermawani Syafriani Matondang
Date Deposited: 31 Aug 2026 02:13
Last Modified: 31 Aug 2026 02:13
URI: https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/7479

Actions (login required)

View Item
View Item