Bunga Dwi, Lestari (2026) GAMBARAN KADAR ELEKTROLIT DARAH PADA PASIEN MULTIDRUG RESISTANCE TUBERCULOSIS (MDR-TB) YANG MENJALANI PENGOBATAN OAT DI RSUD KUMPULAN PANE TEBING TINGGI. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.
1. COVER & ABSTRAK.pdf - Published Version
Download (1MB) | Preview
2. BAB I.pdf - Published Version
Download (175kB) | Preview
3. BAB II.pdf - Published Version
Download (261kB) | Preview
4. BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (278kB)
5. BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (211kB)
6. BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (164kB)
7. DAFTAR PUSTAKA & LAMPIRAN.pdf - Published Version
Download (1MB) | Preview
Abstract
Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit infeksi menular yang masih menjadi
masalah kesehatan, terutama pada kasus Multidrug Resistance Tuberculosis
(MDR-TB) yang memerlukan pengobatan jangka panjang dan berisiko
menimbulkan efek samping, termasuk gangguan elektrolit. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui gambaran kadar elektrolit darah pada pasien MDRTB yang menjalani pengobatan Obat Anti Tuberkulosis (OAT) di RSUD
Kumpulan Pane Tebing Tinggi. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif
dengan jumlah sampel sebanyak 30 pasien. Pemeriksaan kadar elektrolit meliputi
natrium, kalium, dan klorida dilakukan menggunakan alat Electrolyte Analyzer
dengan metode Ion Selective Electrode (ISE). Hasil penelitian menunjukkan
bahwa mayoritas pasien berada pada kelompok usia 46–55 tahun (50%) dan
berjenis kelamin laki-laki (83,33%). Kadar natrium normal ditemukan pada 21
orang (70%), sedangkan 9 orang (30%) mengalami hiponatremia. Kadar kalium
normal terdapat pada 23 orang (76,7%), dan 7 orang (23,3%) mengalami
hipokalemia. Kadar klorida normal ditemukan pada 26 orang (86,7%), dan 4
orang (13,3%) mengalami hipokloremia. Meskipun sebagian besar pasien
memiliki kadar elektrolit normal, masih ditemukan beberapa pasien yang
mengalami hiponatremia, hipokalemia, dan hipokloremia, sehingga pemantauan
kadar elektrolit secara berkala tetap diperlukan untuk mendeteksi gangguan
elektrolit selama menjalani terapi.
Kata kunci: MDR-TB, OAT, Elektrolit.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine |
| Divisions: | Jurusan/Prodi TLM Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Teknologi Laboratorium Medis |
| Depositing User: | Hermawani Syafriani Matondang |
| Date Deposited: | 31 Aug 2026 06:43 |
| Last Modified: | 31 Aug 2026 06:43 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/7494 |
