GAMBARAN KADAR GULA DARAH SEWAKTU SEBELUM DAN SESUDAH MENGKONSUMSI MINUMAN TUAK DI LINGKUNGAN SAGU PERUMNAS SIMALINGKAR

Pakpahan, Jubel Pangihutan (2026) GAMBARAN KADAR GULA DARAH SEWAKTU SEBELUM DAN SESUDAH MENGKONSUMSI MINUMAN TUAK DI LINGKUNGAN SAGU PERUMNAS SIMALINGKAR. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.

[thumbnail of COVER & ABSTRAK]
Preview
Text (COVER & ABSTRAK)
1. COVER & ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (730kB) | Preview
[thumbnail of BAB I]
Preview
Text (BAB I)
2. BAB I.pdf - Published Version

Download (15kB) | Preview
[thumbnail of BAB II]
Preview
Text (BAB II)
3. BAB II.pdf - Published Version

Download (126kB) | Preview
[thumbnail of BAB III] Text (BAB III)
4. BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (78kB)
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
5. BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (93kB)
[thumbnail of BAB V] Text (BAB V)
6. BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (70kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA & LAMPIRAN]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA & LAMPIRAN)
7. DAFTAR PUSTAKA & LAMPIRAN.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview

Abstract

Minuman tuak merupakan minuman tradisional yang mengandung alkohol dan
glukosa yang dapat mempengaruhi metabolisme glukosa dalam tubuh. Konsumsi
tuak secara terus-menerus berpotensi menyebabkan perubahan kadar glukosa
darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kadar glukosa darah
sewaktu sebelum dan sesudah mengonsumsi minuman tuak pada masyarakat di
lingkungan Sagu Perumnas Simalingkar,jenis penelitian ini adalah deskriptif
komparatif dengan pendekatan observasional. Sampel penelitian berjumlah 25
orang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, pengukuran kadar
glukosa darah dilakukan menggunakan alat glukometer dengan sampel darah
kapiler yang diperiksa sebelum dan sesudah responden mengonsumsi minuman
tuak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki
kadar glukosa darah sebelum mengonsumsi tuak dalam rentang normal (90–110
mg/dL) sebanyak 11 orang (44%). Setelah mengonsumsi tuak, sebagian besar
responden mengalami penurunan kadar glukosa darah yaitu sebanyak 18 orang
(72%), sedangkan 4 orang (16%) mengalami peningkatan, dan 3 orang (12%)
tidak mengalami perubahan.Kesimpulan dari penelitian ini adalah konsumsi
minuman tuak dapat mempengaruhi kadar glukosa darah sewaktu, dengan
kecenderungan menurunkan kadar glukosa darah pada sebagian besar responden.
Oleh karena itu, disarankan kepada masyarakat untuk membatasi konsumsi tuak
guna menghindari dampak negatif terhadap kesehatan, khususnya kadar glukosa
darah.
Kata kunci: Glukosa darah, tuak, sebelum dan sesudah, konsumsi alkohol

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
Divisions: Jurusan/Prodi TLM Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Teknologi Laboratorium Medis
Depositing User: Hermawani Syafriani Matondang
Date Deposited: 31 Aug 2026 08:11
Last Modified: 31 Aug 2026 08:11
URI: https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/7502

Actions (login required)

View Item
View Item