Nasution, Suci Rahmayani (2026) Perawatan Karies Mnecapai Enamel Gigi Dnegan Penerapan Komunkasi Terpeutik pada Anak An. GS Usia 12 Tahun SMP Negeri 31 Medan. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.
COVER - DAFTAR LAMPIRAN SUCI.pdf - Published Version
Download (1MB) | Preview
BAB I SUCI.pdf - Published Version
Download (90kB) | Preview
BAB II SUCI.pdf - Published Version
Download (129kB) | Preview
BAB III SUCI.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (52kB)
BAB IV SUCI.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (155kB)
BAB V SUCI.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (24kB)
DAFTAR PUSTAKA-LAMPIRAN SUCI.pdf - Published Version
Download (2MB) | Preview
HASIL TURNITIN SUCI.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (891kB)
Abstract
Karies gigi merupakan masalah kesehatan gigi dan mulut yang umum terjadi pada anak dan dapat berkembang dari enamel hingga dentin dan pulpa apabila tidak ditangani. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, prevalensi karies gigi di Indonesia masih tergolong tinggi, yaitu sebesar 43,6%, dengan angka di Provinsi Sumatera Utara mencapai 39,9% serta pada kelompok usia 10–14 tahun sebesar 37,2%. Laporan kasus ini bertujuan untuk mendeskripsikan perawatan karies enamel dengan penerapan komunikasi terapeutik guna meningkatkan kerja sama dan kenyamanan anak selama perawatan.
Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui pemeriksaan subjektif dan objektif serta pelaksanaan tindakan perawatan karies sesuai kondisi anak.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karies mencapai enamel pada gigi 46 dapat ditangani menggunakan Glass Ionomer Cement (GIC) dengan hasil yang baik dalam menutup kavitas dan mencegah perkembangan karies lebih lanjut. Penerapan komunikasi terapeutik terbukti efektif dalam menurunkan kecemasan anak sehingga meningkatkan tingkat kooperatif selama tindakan perawatan. Anak menjadi lebih tenang, mudah diarahkan, dan mampu mengikuti setiap tahapan perawatan dengan baik serta lebih percaya diri selama prosedur berlangsung.
Kesimpulan dari laporan kasus ini adalah perawatan karies mencapai enamel yang optimal membutuhkan penerapan komunikasi terapeutik untuk mengurangi kecemasan selama tindakan, serta meningkatkan pengetahuan dan perilaku dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RK Dentistry |
| Divisions: | Jurusan/Prodi Kesehatan Gigi Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Kesehatan Gigi |
| Depositing User: | Miss Pranindita Dwi Fadhilah |
| Date Deposited: | 07 Sep 2026 02:38 |
| Last Modified: | 07 Sep 2026 02:38 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/7527 |
