Nurlatifah, Nurlatifah (2026) Gambaran Kebersihan Rongga Mulut dan Status Gingiva pada Anak AN. V di SMPN 31 Medan. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.
1_Cover_sampai_Daftar_Lampiran_pdf.pdf - Published Version
Download (1MB) | Preview
2_BAB_I.pdf - Published Version
Download (199kB) | Preview
3_BAB_II.pdf - Published Version
Download (380kB) | Preview
4_BAB_III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (249kB)
5_BAB_IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (405kB)
6_BAB_V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (72kB)
7_Daftar_Pustaka_sampai_Semua_Lampiran_Lampiran9.pdf - Published Version
Download (3MB) | Preview
Abstract
Data Survei Kesehatan Indonesia tahun 2023, menyatakan prevalensi
masalah kesehatan gigi dan mulut pada penduduk usia ≥3 tahun mencapai lebih dari
56%, dengan prevalensi gingivitis pada kelompok usia 10–14 tahun sebesar 11,4%.
Kondisi ini berkaitan erat dengan rendahnya kesadaran dalam menjaga kebersihan
rongga mulut yang dapat menyebabkan penumpukan plak dan kalkulus sebagai
faktor utama terjadinya inflamasi gingiva. Berdasarkan kondisi tersebut, studi kasus
ini dilakukan untuk mengetahui gambaran kebersihan rongga mulut dan status
gingiva pada anak An. V di SMPN 31 Medan.
Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan deskriptif.
Pengumpulan data dilakukan melalui pemeriksaan subjektif dan objektif serta
pelaksanaan tindakan perawatan scaling sesuai kasus anak.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa An. V memiliki skor OHI-S sebesar
3,8 yang termasuk kategori buruk, dengan adanya penumpukan plak dan karang gigi
pada beberapa permukaan gigi. Pemeriksaan gingiva menunjukkan adanya gingivitis
ringan berupa pembengkakan dan perdarahan saat menyikat gigi. Faktor penyebab
utama yang ditemukan adalah kebiasaan menyikat gigi hanya satu kali sehari, teknik
menyikat gigi yang kurang tepat. Setelah dilakukan scaling, skor OHI-S menurun
menjadi 0 yang termasuk kategori baik.
Kesimpulan penumpukan plak dan karang gigi merupakan faktor utama
penyebab terjadinya gingivitis. Hasil pemeriksaan kebersihan gigi dan mulut
menunjukkan kategori buruk dengan skor OHI-S sebesar 3,8, sedangkan status
gingiva menunjukkan peradangan ringan dengan skor GI sebesar 1,3. Tindakan
yang tepat untuk kasus tersebut adalah scaling disertai edukasi kesehatan gigi dan
mulut.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RK Dentistry |
| Divisions: | Jurusan/Prodi Kesehatan Gigi Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Kesehatan Gigi |
| Depositing User: | Miss Pranindita Dwi Fadhilah |
| Date Deposited: | 07 Sep 2026 02:39 |
| Last Modified: | 07 Sep 2026 02:39 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/7557 |
