Harahap, Irsan Nauli (2026) Kasus Laries Mencapai Dentin Gigi 36 pada An. AA (Umur 8 Tahun) Dengan Pulp Capping. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.
01_Cover_sampai_Daftar_Lampiran(1).pdf - Published Version
Download (809kB) | Preview
02_BAB_I.pdf - Published Version
Download (184kB) | Preview
03_BAB_II.pdf - Published Version
Download (195kB) | Preview
04_BAB_III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (110kB)
05_BAB_IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (136kB)
06_BAB_V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (52kB)
07_Daftar_Pustaka_sampai_Semua_Lampiran_Lampiran7_diganti_signed.pdf - Published Version
Download (3MB) | Preview
Abstract
Karies dentin merupakan kerusakan jaringan keras gigi yang telah mencapai
dentin dan berpotensi menimbulkan inflamasi pulpa apabila tidak ditangani dengan
tepat. Pulp capping merupakan salah satu perawatan konservatif yang bertujuan
mempertahankan vitalitas pulpa pada gigi dengan karies dalam tanpa keterlibatan
pulpa yang ireversibel. Studi kasus ini bertujuan mendeskripsikan penatalaksanaan
karies mencapai dentin pada gigi 36 dengan perawatan indirect pulp capping pada
An. AA.
Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif melalui pemeriksaan
subjektif, objektif, dan penunjang.
Pemeriksaan klinis menunjukkan karies dalam pada gigi 36 dengan respons
vitalitas positif, tidak ada nyeri spontan, dan tidak terdapat tanda-tanda patologis
pada radiograf periapikal. Perawatan dilakukan dengan preparasi kavitas,
pembersihan jaringan karies, aplikasi bahan calcium hydroxide sebagai liner,
kemudian direstorasi dengan glass ionomer cement dan tumpatan resin komposit.
Hasil evaluasi setelah 1 minggu menunjukkan pasien tidak mengeluhkan rasa sakit,
tes vitalitas tetap positif, dan tidak terdapat kelainan pada jaringan periapikal.
Kesimpulan, perawatan indirect pulp capping efektif untuk
mempertahankan vitalitas pulpa pada kasus karies mencapai dentin gigi 36 selama
diagnosis pulpa masih reversibel. Keberhasilan perawatan ditunjang oleh seleksi
kasus yang tepat, kontrol infeksi, dan pemilihan material yang biokompatibel.
Edukasi pasien mengenai pemeliharaan kebersihan mulut dan kontrol berkala
diperlukan untuk mencegah karies sekunder.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RK Dentistry |
| Divisions: | Jurusan/Prodi Kesehatan Gigi Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Kesehatan Gigi |
| Depositing User: | Miss Pranindita Dwi Fadhilah |
| Date Deposited: | 07 Sep 2026 02:39 |
| Last Modified: | 07 Sep 2026 02:39 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/7560 |
