Ompusunggu, Nensi Sonya (2025) Gambaran Pengetahuan Remaja Putri Tentang Deteksi Dini Kanker Payudara di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Gelora Jaya Nusantara Medan Tuntungan Tahun 2025. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.
BAB I.pdf - Published Version
Download (123kB) | Preview
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (111kB)
BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (186kB)
BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (96kB)
COVER + DAFTAR ISI LAMPIRAN.pdf - Published Version
Download (569kB) | Preview
BAB II.pdf
Download (700kB) | Preview
TURNITIN NENSI.pdf
Download (1MB) | Preview
DAPUS + LAMPIRAN NENSI.pdf
Download (6MB) | Preview
Abstract
Kanker payudara merupakan penyebab kematian tertinggi pada wanita di dunia, termasuk Indonesia. Salah satu upaya untuk menekan angka kematian akibat kanker payudara adalah melalui deteksi dini dengan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Pengetahuan remaja putri tentang deteksi dini sangat penting karena mereka berada dalam fase usia produktif yang berisiko. Berdasarkan survei awal di SMK Gelora Jaya Nusantara Medan Tuntungan, sebagian besar siswi belum memahami secara menyeluruh tentang pentingnya deteksi dini kanker payudara. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat pengetahuan remaja putri tentang deteksi dini kanker payudara di SMK Gelora Jaya Nusantara Medan Tuntungan Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi adalah seluruh siswi kelas XI jurusan kecantikan, dengan jumlah sampel sebanyak 73 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner berisi 20 pertanyaan tentang pengetahuan kanker payudara dan faktor pendukung lainnya. Sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kategori cukup (60,3%), kategori baik (34,2%), dan kategori kurang (5,5%). Faktor lingkungan dan sosial budaya sebagian besar tidak mendukung. Sumber informasi terbanyak berasal dari sekolah (46,6%). Mayoritas remaja putri memiliki pengetahuan cukup tentang deteksi dini kanker payudara, namun faktor lingkungan dan sosial budaya masih menjadi penghambat. Diperlukan peningkatan edukasi dan peran serta lingkungan untuk mendukung perilaku SADARI secara rutin sejak usia remaja.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Divisions: | Jurusan/Prodi Kebidanan Kemenkes Poltekkes Medan > Jurusan Kebidanan Medan > Sripsi/LTA Mahasiswa Prodi D4 Kebidanan Medan |
| Depositing User: | Miss Pranindita Dwi Fadhilah |
| Date Deposited: | 04 Sep 2026 04:59 |
| Last Modified: | 04 Sep 2026 04:59 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/7634 |
