Jabat, Sarah Olivia Br (2026) Pengaruh Stimulasi Media Meronce Sedotan Terhadap Perkembangan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun di TK Cahaya Kecamatan Sunggal. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.
COVER - DAFTAR LAMPIRAN SARAH.pdf - Published Version
Download (635kB) | Preview
BAB I SARAH.pdf - Published Version
Download (199kB) | Preview
BAB II SARAH.pdf - Published Version
Download (316kB) | Preview
BAB III SARAH.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (221kB)
BAB IV SARAH.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (252kB)
BAB V SARAH.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (130kB)
DAFTAR PUSTAKA - LAMPIRAN SARAH.pdf - Published Version
Download (4MB) | Preview
HASIL TURNITIN SARAH.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (144kB)
Abstract
Perkembangan motorik halus merupakan salah satu aspek penting dalam tumbuh kembang anak usia dini yang berperan dalam menunjang kesiapan belajar, terutama kemampuan menulis, menggambar, serta koordinasi mata dan tangan. Namun, meningkatnya penggunaan media digital dan masih terbatasnya pemanfaatan media pembelajaran manipulatif di lembaga Pendidikan Anak Usia Dini menyebabkan stimulasi motorik halus anak belum optimal. Salah satu alternatif stimulasi yang dapat diterapkan adalah kegiatan meronce menggunakan sedotan sebagai media pembelajaran yang sederhana, ekonomis, kreatif, dan ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh stimulasi media meronce sedotan terhadap perkembangan motorik halus anak usia 5–6 tahun di TK Cahaya Kecamatan Sunggal. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-experimental one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 55 anak yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui lembar observasi perkembangan motorik halus sebelum dan sesudah intervensi, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan intervensi sebagian besar anak berada pada kategori meragukan (60,0%) dan penyimpangan (30,9%), sedangkan setelah intervensi mayoritas anak berada pada kategori sesuai (94,5%). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara stimulasi media meronce sedotan dengan perkembangan motorik halus anak usia 5–6 tahun. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media meronce sedotan terbukti efektif dalam meningkatkan perkembangan motorik halus anak dan dapat dijadikan sebagai alternatif media pembelajaran yang inovatif, mudah diterapkan, serta mendukung optimalisasi stimulasi perkembangan di taman kanak-kanak.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Divisions: | Jurusan/Prodi Kebidanan Kemenkes Poltekkes Medan > Jurusan Kebidanan Medan > Sripsi/LTA Mahasiswa Prodi D4 Kebidanan Medan |
| Depositing User: | Miss Pranindita Dwi Fadhilah |
| Date Deposited: | 04 Sep 2026 07:46 |
| Last Modified: | 04 Sep 2026 07:46 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/7643 |
