Seila, Oktarisa (2026) PERBANDINGAN KADAR FLAVONOID EKSTRAK SIRIH HIJAU (Piper betle L. ) DAN SIRIH MERAH (Piper crocatum) DENGAN ALAT SPEKTROFOTOMETER UV-VIS. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.
1. COVER & ABSTRAK.pdf - Published Version
Download (1MB) | Preview
2. BAB I.pdf - Published Version
Download (14kB) | Preview
3. BAB II.pdf - Published Version
Download (263kB) | Preview
4. BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (212kB)
5. BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (381kB)
6. BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (7kB)
7. DAFTAR PUSTAKA & LAMPIRAN.pdf - Published Version
Download (1MB) | Preview
Abstract
Daun sirih hijau (Piper betle L.) dan daun sirih merah (Piper crocatum)
merupakan tanaman obat yang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat karena
mengandung berbagai senyawa bioaktif, salah satunya flavonoid. Flavonoid
diketahui memiliki berbagai aktivitas farmakologis, seperti antioksidan,
antiinflamasi, dan antimikroba. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur,
membandingkan, dan mengetahui perbedaan kadar flavonoid total pada ekstrak
daun sirih hijau dan daun sirih merah. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dan
kuantitatif dengan desain deskriptif. Sampel dipilih secara sengaja berdasarkan
kriteria inklusi dan eksklusi. Ekstraksi dilakukan dengan metode remaserasi
menggunakan etanol 70%. Identifikasi flavonoid secara kualitatif dilakukan
menggunakan uji Shinoda, NaOH 10%, dan H₂ SO₄ pekat, sedangkan penetapan
kadar flavonoid total dilakukan menggunakan spektrofotometer UV-Vis dengan
pereaksi aluminium klorida (AlCl₃ ) dan kuersetin sebagai standar. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa rendemen ekstrak daun sirih hijau sebesar 24,4%,
sedangkan rendemen ekstrak daun sirih merah sebesar 23,3%. Hasil skrining
fitokimia menunjukkan bahwa kedua ekstrak positif mengandung senyawa
flavonoid. Analisis kuantitatif menunjukkan bahwa kadar flavonoid ekstrak daun
sirih hijau sebesar 26,19 mg/L, sedangkan ekstrak daun sirih merah sebesar 19,93
mg/L. Ekstrak daun sirih hijau memiliki kadar flavonoid lebih tinggi
dibandingkan ekstrak daun sirih merah.
Kata kunci: Sirih hijau, sirih merah, flavonoid, spektrofotometer UV-VIS,
remaserasi.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine |
| Divisions: | Jurusan/Prodi TLM Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Teknologi Laboratorium Medis |
| Depositing User: | Hermawani Syafriani Matondang |
| Date Deposited: | 07 Sep 2026 08:43 |
| Last Modified: | 07 Sep 2026 08:43 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/7724 |
