IDENTIFIKASI BAKTERI PADA PASIEN PENDERITA INFEKSI SALURAN KEMIH DI RSU BUNDA THAMRIN MEDAN

Pakpahan, Rey Nova Juwita (2026) IDENTIFIKASI BAKTERI PADA PASIEN PENDERITA INFEKSI SALURAN KEMIH DI RSU BUNDA THAMRIN MEDAN. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.

[thumbnail of COVER & ABSTRAK]
Preview
Text (COVER & ABSTRAK)
1. COVER & ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of BAB I]
Preview
Text (BAB I)
2. BAB I.pdf - Published Version

Download (353kB) | Preview
[thumbnail of BAB II]
Preview
Text (BAB II)
3. BAB II.pdf - Published Version

Download (588kB) | Preview
[thumbnail of BAB III] Text (BAB III)
4. BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (214kB)
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
5. BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (118kB)
[thumbnail of BAB V] Text (BAB V)
6. BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (170kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA & LAMPIRAN]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA & LAMPIRAN)
7. DAFTAR PUSTAKA & LAMPIRAN.pdf - Published Version

Download (2MB) | Preview

Abstract

Infeksi saluran kemih (ISK) adalah infeksi bakteri pada saluran kemih dan masih
menjadi perhatian kesehatan masyarakat yang signifikan. Angka kejadian ISK
cukup tinggi, terutama pada wanita, dan dipengaruhi oleh berbagai faktor,
termasuk kebersihan pribadi, penggunaan kateter, dan kondisi medis yang
mendasarinya. Rumah Sakit Umum Bunda Thamrin Medan adalah salah satu
fasilitas kesehatan yang menangani pasien dengan ISK dan dilengkapi dengan
laboratorium mikrobiologi yang mampu melakukan kultur urine dan identifikasi
bakteri menggunakan sistem VITEK 2 Compact. Informasi mengenai profil
bakteri penyebab ISK di rumah sakit ini masih terbatas. Oleh karena itu,
penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi spesies bakteri yang diisolasi dari
spesimen urine pasien dengan dugaan ISK di Rumah Sakit Umum Bunda Thamrin
Medan. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif yang melibatkan
22 spesimen urine yang dikumpulkan dari pasien dengan dugaan infeksi saluran
kemih. Kultur urine dilakukan pada agar MacConkey dan Cystine Lactose
Electrolyte Deficient (CLED), dilanjutkan dengan pewarnaan Gram dan
identifikasi bakteri menggunakan sistem VITEK 2 Compact. Data dianalisis
secara deskriptif dengan menghitung frekuensi dan persentase setiap spesies
bakteri. Hasilnya menunjukkan bahwa Escherichia coli adalah bakteri yang paling
sering diisolasi, sebanyak 8 isolat (36,36%), diikuti oleh Klebsiella pneumoniae
dengan 5 isolat (22,73%) dan Acinetobacter baumannii dengan 2 isolat (9,09%).
Spesies bakteri lainnya yang teridentifikasi termasuk Enterobacter cloacae
complex, Pseudomonas aeruginosa, Enterococcus faecalis, Citrobacter freundii,
Staphylococcus hominis, Staphylococcus epidermidis, dan Aeromonas sobria,
masing-masing diwakili oleh satu isolat (4,55%). Mayoritas isolat bakteri adalah
organisme Gram-negatif. Kesimpulannya, infeksi saluran kemih pada pasien di
RSU Bunda Thamrin Medan sebagian besar disebabkan oleh bakteri Gramnegatif, dengan Escherichia coli sebagai patogen utama. Kultur urine rutin dan
identifikasi bakteri sangat penting untuk memastikan diagnosis yang akurat dan
memilih terapi antimikroba yang tepat. Pemeriksaan mikrobiologi rutin dan
edukasi masyarakat tentang pencegahan ISK juga sangat dianjurkan.
Kata kunci : Identifikasi, Mikroorganisme, Infeksi saluran kemih

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
Divisions: Jurusan/Prodi TLM Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Teknologi Laboratorium Medis
Depositing User: Hermawani Syafriani Matondang
Date Deposited: 09 Sep 2026 04:17
Last Modified: 09 Sep 2026 04:17
URI: https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/7775

Actions (login required)

View Item
View Item