UJI ORGANOLEPTIK, UJI PROKSIMAT DAN ANALISIS FITOSTEROL PADA D’KER (DONAT DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG DAUN KELOR)

AZZAHRA, MARWATUN NAJWA (2026) UJI ORGANOLEPTIK, UJI PROKSIMAT DAN ANALISIS FITOSTEROL PADA D’KER (DONAT DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG DAUN KELOR). Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES MEDAN.

[thumbnail of COVER]
Preview
Text (COVER)
COVER.pdf - Published Version

Download (557kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1]
Preview
Text (BAB 1)
BAB I.pdf - Published Version

Download (217kB) | Preview
[thumbnail of BAB 2]
Preview
Text (BAB 2)
BAB II.pdf - Published Version

Download (410kB) | Preview
[thumbnail of BAB 3]
Preview
Text (BAB 3)
BAB III.pdf - Published Version

Download (354kB) | Preview
[thumbnail of BAB 4] Text (BAB 4)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (308kB)
[thumbnail of BAB 5] Text (BAB 5)
BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (151kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA DAN LAMPIRAN]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA DAN LAMPIRAN)
DAFTAR PUSTAKA DAN SELURUH LAMPIRAN.pdf - Published Version

Download (869kB) | Preview

Abstract

Cakupan ASI eksklusif di Indonesia masih belum mencapai target nasional, salah satunya akibat produksi ASI yang kurang optimal, bahan pangan yang meningkatkan ASI adalah pangan yang mengandung laktogogum salah satu bangan pangan tersebut adalah daun kelor (Moringa oleifera), daun kelor sendiri mengandung fitosterol yang berpotensi sebagai laktagogum. Pengembangan donat berbasis tepung daun kelor diharapkan menjadi alternatif camilan fungsional bagi ibu menyusui.
Tujuan Penelitian ini untuk Menganalisis karakteristik organoleptik, kandungan proksimat, dan kadar fitosterol donat D’Ker dengan penambahan tepung daun kelor.
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) menggunakan tiga tingkat penambahan tepung daun kelor (10 g, 15 g, dan 20 g) serta satu kontrol. Uji organoleptik dilakukan menggunakan skala hedonik 1–5 terhadap 60 panelis semi-terlatih. Analisis proksimat meliputi kadar air (oven), kadar abu (gravimetri), kadar protein (Kjeldahl), kadar lemak (Soxhlet), dan karbohidrat (by difference). Analisis fitosterol dilakukan secara kolorimetri menggunakan pereaksi Liebermann–Burchard dan diukur dengan spektrofotometer UV-Vis. Data organoleptik dianalisis menggunakan uji ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Duncan.
Formulasi dengan 20 g tepung daun kelor memperoleh tingkat kesukaan tertinggi pada warna (4,16), tekstur (4,43), rasa (4,47), dan aroma (4,21). Donat fortifikasi memiliki kadar protein 6,13%, abu 0,81%, lemak 26,71%, karbohidrat 40,35%, serta kadar fitosterol 13,51 mg/g ekstrak, lebih tinggi dibandingkan kontrol.
Penambahan tepung daun kelor meningkatkan kandungan gizi dan fitosterol donat D’Ker tanpa menurunkan penerimaan panelis, sehingga berpotensi sebagai camilan fungsional bagi ibu menyusui.
Kata kunci: daun kelor; fitosterol; pangan fungsional; uji organoleptik; uji proksimat

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Jurusan/Prodi Gizi Kemenkes Poltekkes Medan > Skripsi Mahasiswa Jurusan D4 Gizi
Depositing User: Herly Nainggolan Nainggolan
Date Deposited: 10 Sep 2026 04:47
Last Modified: 10 Sep 2026 04:47
URI: https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/7795

Actions (login required)

View Item
View Item