Grenstanri, selvia (2026) PENERAPAN KOMPRES HANGAT PADA ABDOMEN TERHADAP PENURUNAN AFTERPAINS PADA IBU POST PARTUM PERVAGINAM DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH SIDIKALANG TAHUN 2026. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES MEDAN.
Cover (1).pdf
Download (43MB)
BAB 1 SELVIA (1).pdf
Download (238kB)
BAB 2 SELVIA.pdf
Download (370kB)
BAB 3 SELVIA.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (267kB)
BAB 4 SELVIA.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (438kB)
BAB 5 SELVIA.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (201kB)
DAFTAR PUSTAKA DAN LAMPIRAN.pdf
Download (8MB)
Abstract
Latar Belakang: Afterpains merupakan nyeri akibat kontraksi uterus selama proses involusi setelah persalinan yang umumnya terjadi pada ibu postpartum pervaginam dalam 48–72 jam pertama. Nyeri ini dapat mengganggu kenyamanan ibu, aktivitas sehari-hari, kualitas tidur, mobilisasi, dan proses menyusui sehingga membutuhkan penanganan yang tepat. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk mengurangi nyeri afterpains adalah kompres hangat pada abdomen. Kompres hangat bekerja dengan meningkatkan sirkulasi darah, mengurangi spasme otot, memberikan efek relaksasi, dan membantu menurunkan intensitas nyeri.
Tujuan: Menggambarkan penerapan kompres hangat pada abdomen terhadap penurunan afterpains pada ibu postpartum pervaginam.
Metode: Studi kasus deskriptif dengan pendekatan proses keperawatan. Subjek penelitian berjumlah 2 orang ibu postpartum pervaginam yang mengalami afterpains dengan skala nyeri sedang. Intervensi dilakukan dengan pemberian kompres hangat pada abdomen menggunakan suhu 40–45°C selama 15–20 menit sebanyak 2 kali sehari selama 2 hari berturut-turut. Pengukuran intensitas nyeri dilakukan menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah intervensi.
Hasil : Hasil studi kasus menunjukkan adanya penurunan intensitas nyeri afterpains pada kedua subjek setelah diberikan intervensi kompres hangat pada abdomen. Rata-rata penurunan skala nyeri pada subjek 1 adalah dari skala 6 menjadi 2, sedangkan pada subjek 2 mengalami penurunan dari skala 5 menjadi 2. Selain itu, kedua ibu postpartum tampak lebih rileks, nyaman, mampu beristirahat dengan lebih baik, serta dapat melakukan mobilisasi secara bertahap setelah intervensi diberikan.
Kesimpulan dan saran: Penerapan kompres hangat pada abdomen efektif dalam menurunkan afterpains pada ibu postpartum pervaginam. Disarankan kepada tenaga kesehatan khususnya perawat untuk menerapkan kompres hangat sebagai terapi nonfarmakologis dalam manajemen nyeri postpartum guna meningkatkan kenyamanan dan mempercepat proses pemulihan ibu nifas di rumah sakit maupun pelayanan kesehatan lainnya.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Jurusan/Prodi Keperawatan Kemenkes Poltekkes Medan > Prodi D3 Keperawatan Dairi > KTI Mahasiswa Prodi D3 Keperawatan Dairi |
| Depositing User: | Rugun Togianur Lingga |
| Date Deposited: | 18 Sep 2026 02:50 |
| Last Modified: | 18 Sep 2026 02:50 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/7883 |
