DEWI YULIANI, DEWI YULIANI (2014) UJI EFEK ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH MANGGIS ( Garcinia mangostana L) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Escherichia coli. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES MEDAN.
009 DEWI YULIANI file 1.pdf - Published Version
Download (250kB)
009 DEWI YULIANI file 2.pdf - Published Version
Download (190kB)
009 DEWI YULIANI file 3.pdf - Published Version
Download (264kB)
009 DEWI YULIANI file 4.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (286kB)
009 DEWI YULIANI file 5.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (198kB)
009 DEWI YULIANI file 6.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (164kB)
009 DEWI YULIANI file 7.pdf - Published Version
Download (611kB)
Abstract
Manggis (Garcinia mangostana L) merupakan salah satu buah yang sangat bermanfaat yang mengandung senyawa xhantone, antosianin, tanin, resin dan flavonoid. Senyawa xanthone merupakan antioksidan dengan kadar tinggi yang terdapat pada kulit buah manggis. Bakteri Escherichia coli adalah
flora normal yang hidup di dalam usus besar manusia, termasuk golongan bakteri gram negatif yang dapat menyebabkan infeksi saluran pencernaan (diare).
Penelitian ini bertujuan untuk menguji aktivitas antibakteri ekstrak kulit manggis terhadap bakteri Escherichia coli. Ekstrak kulit manggis diperoleh melalui metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Pengenceran ekstrak kulit manggis dibuat dalam berbagai konsentrasi yaitu 70%, 80%, dan 90% dengan menggunakan alkohol 96%.
Metode yang digunakan adalah metode eksperimental yang dilakukan di Laboratorium Terpadu Poltekkes Kemenkes Medan. Teknik pengambilan sampling secara purposive sampling.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak kulit manggis mempunyai aktivitas antibakteri terhadap bakteri Escherichia coli. Pada konsentrasi 70% rata-rata zona hambat 12,5 mm. Pada konsentrasi 80% rata- rata zona hambat 14,23 mm. Pada konsentrasi 90% rata-rata zona hambat 15,67
mm. Pada konsentrasi 100% rata-rata zona hambat 17,5 mm. Alkohol 96% tidak menghasilkan zona hambat. Sedangkan kloramfenikol dengan kadar 30μg rata- rata zona hambatnya 20,67 mm. Semakin besar konsentrasi ekstrak etanol kulit
buah manggis maka semakin besar zona hambat yang dihasilkan. Antibiotik kloramfenikol dengan kadar 30μg lebih kuat efek antibakterinya dibandingkan dengan ekstrak kulit buah manggis.
Kata Kunci : Antibakteri, Ekstrak Etanol Kulit Manggis, Escherichia coli.
Daftar bacaan : 16 (1978-2013)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Jurusan/Prodi Farmasi Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Farmasi |
| Depositing User: | Basariah Basariah Basariah |
| Date Deposited: | 18 Sep 2026 07:47 |
| Last Modified: | 18 Sep 2026 07:47 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/7900 |
